Heikal Safar: Dana Pilkada Langsung Bisa Dialihkan untuk Pendidikan dan Kesehatan Gratis

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Indonesia Mandiri, Heikal Safar menyatakan sangat mendukung wacana maupun gagasan mengenai pemilihan kepala daerah tidak langsung.

Menurutnya, akan ada penghematan anggaran negara apabila gubernur dipilih langsung oleh presiden, serta bupati dan wali kota dipilih langsung oleh gubernur.

BACA JUGA: DPD RI Akan Serap Aspirasi Daerah soal Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Heikal mengatakan hal itu didasarkan pada argumen penghematan biaya pilkada langsung yang memang sangat mahal. 

"Pilkada langsung membutuhkan biaya yang signifikan, mencakup logistik, kampanye, pengawasan, dan pengamanan, yang ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Oleh karena itu, saya mendukung gagasan ini," tutur Heikal di Jakarta.

BACA JUGA: Interupsi Rapat DPD, Senator Finsen Minta Prabowo Tak Tanam Sawit di Papua

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta 2029 tersebut mengatakan sangat memprihatinkan karena anggaran negara atau uang rakyat selalu dihambur - hamburkan setiap 5 tahun, padahal banyak program strategis nasional yang bisa dioptimalkan dari anggaran tersebut,

"Seperti pendidikan gratis, kesehatan gratis, transportasi gratis dan program lainnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya fakir miskin dan anak-anak terlantar wajib dipelihara oleh negara," imbuhnya.

Heikal menegaskan Indonesia ke depannya wajib menjadi negara maju. Syaratnya, seluruh rakyat Indonesia wajib bersatu dan berjuang membangun Indonesia dari segala potensi yang ada.

Oleh karena itu, sambungnya, diperlukan keseriusan semuanya pihak dengan tekat bulat bersatu untuk menyelamatkan uang negara melalui pilkada tak langsung.

"Tentunya dapat segera diterapkan dan disahkan secepatnya dalam regulasi UU yang baru dengan mengantikan UU yang lamanya pasalnya berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, gubernur, bupati, dan wali kota di Indonesia masih dipilih secara langsung oleh rakyat melalui Pilkada serentak. Jika betul - betul diterapkan gagasan atau wacana pemilihan gubernur dipilih langsung oleh presiden, maka akan menghemat, anggaran negara. Bisa hemat sekaligus menyelamatkan uang negara hingga ratusan triliun per tahunnya," pungkas Heikal. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Isra Mi‘raj dan Fondasi Spiritual Peradaban Islam
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Eggi Sudjana Bicara soal Pertemuannya dengam Jokowi, Bantah Sowan untuk Minta Maaf
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
KPAI: Ruang Digital Belum Aman bagi Anak
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Inovasi STV di Bintan Tingkatkan Layanan Identitas Warga Pulau
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kapal Induk Perang AS Meluncur ke Timur Tengah, Siap Serang Iran?
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.