Jakarta: Guru Vajradhara His Holiness the 12th Chamgon Kenting Tai Situpa kembali melanjutkan agenda Dharma Teaching & Empowerment, pada Jumat, 16 Januari 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) dan Palpung Indonesia ini berlangsung di JIEXPO Convention Centre & Theatre, Jakarta.
Dharma Teaching & Empowerment kali ini mengangkat tema “Loving Kindness and Compassion.” Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Palpung Indonesia Prajna Murdaya, Sekjen Majelis Palpung Indonesia Karuna Murdaya, hingga Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Supriyadi.
Guru Vajradhara His Holiness the 12th Chamgon Kenting Tai Situpa. (Foto: Metrotvnews/Duta Erlangga)
Ketua Majelis Palpung Indonesia Prajna Murdaya menjelaskan, Dharma Teaching di dua lokasi memiliki fokus yang berbeda namun saling melengkapi. Dharma Teaching pertama di Magelang menitikberatkan pada aspek kebijaksanaan, sementara Dharma Teaching lanjutan di Jakarta lebih menekankan pada nilai welas asih.
“Dalam Buddhisme ada dua komponen utama untuk aspirasi tertinggi. Yang pertama adalah kebijaksanaan, dan yang kedua adalah welas asih,” ujarnya dalam sesi wawancara.
Ketua Majelis Palpung Indonesia Prajna Murdaya. (Foto: Metrotvnews/Duta Erlangga)
Prajna Murdaya menjelaskan kebijaksanaan menjadi dasar untuk memahami hakikat kehidupan, sedangkan welas asih merupakan perwujudan nyata dari pemahaman tersebut dalam tindakan sehari-hari.
Baca Juga :
Buddha Maitreya Empowerment Jadi Penutup Rangkaian Dharma Teaching di Magelang“Jika ditanyakan hubungan antara dua pengajaran, yang pertama di Graha Padmasambhava di Magelang membahas tentang kebijaksanaan, dan yang kedua di Jakarta ini tentang welas asih. Keduanya sangat terkait satu sama lain,” kata Prajna Murdaya.
Ditjen Bimas Buddha Supriyadi. (Foto: Metrotvnews/Duta Erlangga)
Dalam kegiatan Dharma Teaching & Empowerment ini, pemerintah mengapresiasi panitia penyelenggara atas kehadiran Yang Maha Suci Chamgon Kenting Tai Situpa dalam kegiatan Dharma Teaching yang digelar di Indonesia. Kehadiran tokoh spiritual Buddhis tersebut dinilai membawa dampak positif, baik bagi umat Buddha maupun bagi hubungan persahabatan antarbangsa.
“Pemerintah tentu menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada panitia-panitia penyelenggara yang telah menghadirkan Yang Maha Suci Chamgon Kenting Taisitupa. Kehadiran beliau bukan hanya menjadi oase spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi bukti nyata terjalinnya lingkungan persahabatan antarbangsa,” kata Ditjen Bimas Buddha Supriyadi.
Lebih lanjut Ia menambahkan, kegiatan Dharma Teaching yang diselenggarakan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan visi pembinaan umat Buddha di Indonesia.
“Acara Dharma Teaching ini memiliki relevansi yang kuat dengan cita-cita kita bersama untuk mewujudkan umat Buddha Indonesia seutuhnya,” katanya.
Baca Juga :
Wisdom for a Meaningful Life: Chamgon Kenting Taisitupa Pimpin Dharma Teaching di MagelangMengenai perbedaan tema Dharma Teaching di Magelang dan di Jakarta, Yang Mulia Chamgon Kenting Tai Situpa mengatakan bahwa Dharma Teaching di kedua lokasi tersebut hanya berbeda tema, namun tetap selaras dengan ajaran Buddha.
“Sebenarnya, tidak persis sama. Tentu saja, semua dharma adalah ajaran Buddha,” ujarnya.
Ketua Majelis Palpung Indonesia Prajna Murdaya (kiri) saat mendampingi Guru Vajradhara His Holiness the 12th Chamgon Kenting Tai Situpa (kanan). (Foto: Metrotvnews/Duta Erlangga)
Yang Mulia Chamgon Kenting Tai Situpa menjelaskan untuk Dharma Teaching di Jakarta, dirinya diminta secara khusus untuk membahas topik cinta kasih dan welas asih, yang merupakan nilai fundamental dalam ajaran Buddhisme.
“Subjeknya spesifik. Saya diminta untuk berbicara tentang cinta kasih dan welas asih. Jadi saya mengajarkan ini berdasarkan ajaran Dharmakirti Suvarnadvipa dan muridnya, Dipankar Srijana,” kata Yang Mulia Chamgon Kenting Tai Situpa.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ajaran cinta kasih bersifat universal dan dapat diterima oleh siapa pun, tanpa memandang latar belakang agama, budaya, maupun kebangsaan.
Sebelumnya, Yang Mulia Chamgon Kenting Tai Situpa telah memimpin Dharma Teaching & Empowerment di Graha Palpung Padmasambhava, Magelang, Jawa Tengah, pada 6-11 Januari 2026.
Kegiatan Dharma Teaching & Empowerment kemudian dilanjutkan di JIEXPO Convention Centre & Theatre, Jakarta, berlangsung pada 16-18 Januari 2026.



