Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas layanan darurat Australia mengimbau warga untuk tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem setelah hujan deras memicu banjir bandang yang menyeret mobil hingga ke laut di wilayah timur negara tersebut, di tengah beberapa wilayah masih melawan kebakaran hutan besar.
Melansir Channelnewsasia, gambar foto dan video di media lokal menunjukkan sebuah mobil terguling-guling di air berlumpur saat terbawa arus Sungai Wye di barat daya Melbourne. Dua mobil masih sebagian terendam di bawah gelombang laut pada hari Jumat (16/1/2026), beberapa langkah dari garis pantai berpasir.
Curah hujan lokal mencapai rekor 186 mm dalam 24 jam hingga Jumat pagi di satu titik, kata layanan meteorologi negara bagian.
"Kita telah menyaksikan gelombang panas yang parah hingga ekstrem, kebakaran hutan yang dahsyat, dan sekarang banjir bandang ekstrem di barat daya negara bagian,"ujar Komisaris Manajemen Darurat Tim Wiebusch menjelaskan kepada wartawan dikutip Jumat (16/1/2026).
"Ini benar-benar pengingat yang tepat waktu bahwa masyarakat perlu bersiap untuk semua jenis keadaan darurat," tambahnya.
Banjir bandang tersebut memutus akses ke Great Ocean Road di negara bagian itu dan memaksa hingga 300 orang mengungsi, kata para pejabat. Banyak dari mereka dilaporkan sedang berlibur di perkemahan karavan.
Seorang anak terluka dan diterbangkan ke rumah sakit.
"Saat itu hujan, kami semua berada di tenda bermain kartu dengan teman-teman, lalu kami mendengar teriakan," kata Matthew Stanhope, seorang peserta perkemahan, kepada surat kabar The Age, mengatakan bahwa dia dan teman-temannya berlari ke bukit terdekat.
"Itu terjadi sangat cepat dan sunyi. Tidak ada suara, tiba-tiba saja airnya naik."
Victoria mendeklarasikan keadaan darurat pada 10 Januari setelah berhari-hari berjuang melawan kebakaran hutan yang telah menghancurkan rumah-rumah dan menewaskan satu orang di utara Melbourne.
Layanan darurat mengatakan kebakaran tersebut sejauh ini telah menghancurkan 289 rumah dan merusak 18 rumah lainnya, serta ratusan bangunan tambahan.
(mij/mij)




