Singapura Serius Soal Nuklir, Orang Pintar Mulai Dikumpulkan

cnbcindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita
Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN

Jakarta, CNBC Indonesia-Singapura mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat riset seiring kajian penggunaan energi nuklir sebagai sumber listrik di masa depan.

Walaupun belum memiliki jadwal resmi otoritas menegaskan faktor keselamatan dan kepercayaan publik menjadi syarat utama.


Baca: Deretan Orang Terkaya Asal Iran, Ini Daftarnya!

Mengutip Channelnewsasia, Deputi Direktur Energy Market Authority's (EMA) Nuclear Energy Office, Chia Meng Hwee menjelaskan nuklir merupakan isu sensitif. Pasalnya, keberhasilan atau kegagalan penerapannya di kawasan akan sangat mempengaruhi persepsi publik di Singapura.

"Keberhasilan penerapan energi nuklir di kawasan ini juga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap teknologi itu sendiri. Sebaliknya, jika terjadi kemunduran dalam hal penerapan, hal ini juga dapat berdampak negatif pada persepsi lokal dan regional terhadap teknologi ini," ujar Chia dikutip Jumat (16/1/2026).

Singapura akan terus melibatkan publik untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan energinya dan fakta-fakta seputar tenaga nuklir, kata regulator energi nasional.

Sekitar 95% listrik Singapura dihasilkan dari gas alam - ketergantungan yang besar ini membuat negara tersebut rentan terhadap fluktuasi harga global dan guncangan rantai pasokan.

Dengan meningkatnya permintaan energi, lahan yang terbatas, dan tekanan iklim yang semakin besar, para pengamat mengatakan bahwa dorongan untuk alternatif yang lebih bersih dan lebih andal telah meningkat.

Namun, solusi konvensional tidak selalu sesuai dengan keterbatasan Singapura, kata mereka, menambahkan bahwa negara tersebut harus berpikir lebih kecil dan lebih cerdas.

Institut Penelitian dan Keselamatan Nuklir Singapura, yang menyatukan keahlian dalam teknologi dan keselamatan nuklir, dan membantu membangun kumpulan spesialis untuk mendukung kebutuhan terkait nuklir - mengatakan negara tersebut harus segera mengadopsi reaktor baru setelah diuji secara memadai.

Direktur institut tersebut, Profesor Madya Chung Keng Yeow, mengatakan semua pekerjaan persiapan, terutama untuk institut, membangun sumber daya manusia, mengirim orang-orang dengan beasiswa ke luar negeri.

"Sehingga kita mulai membangun setidaknya beberapa keahlian manusia di bidang ini sudah menunjukkan semacam permulaan," ujarnya.


(mij/mij)
Saksikan video di bawah ini:
Video: BPOM RI Gandeng Hsa Singapura Tingkatkan Pengawasan Kesehatan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jonatan Christie Lolos ke Semifinal India Open 2026 Usai Kalahkan Christo Popov dalam Duel Ketat
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Adang Daradjatun: RUU Perampasan Aset Penting, Tapi Harus Junjung Tinggi HAM
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Kantor Imigrasi Belawan Berkomitmen Tingkatkan Kinerja dan Integritas Aparatur pada Tahun 2026
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Bukti Chat Diungkap di Sidang, Ammar Zoni Titip Plastik Klip ke Dokter Kamelia
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Risiko di Balik Pertumbuhan Pesat Ekonomi Vietnam
• 7 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.