GenPI.co - Jus jeruk telah lama menjadi menu andalan di meja sarapan, berkat rasanya yang segar dan kandungan vitamin C serta antioksidan yang tinggi.
Dilansir Health, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minuman ini berpotensi memberikan manfaat kesehatan, mulai dari mendukung kesehatan jantung hingga fungsi kognitif.
Kesehatan kardiovaskular merupakan salah satu faktor kunci dalam menjaga umur panjang.
Namun, di luar itu, beberapa riset juga mengisyaratkan bahwa jus jeruk mungkin berkontribusi pada kesejahteraan jangka panjang jika dikonsumsi dengan tepat.
Salah satu studi kecil pada 2015 menemukan bahwa orang dewasa lanjut yang mengonsumsi jus jeruk murni setiap hari selama delapan minggu menunjukkan fungsi kognitif yang lebih baik.
Peneliti menduga efek ini berkaitan dengan kandungan flavanon dalam jus jeruk.
Meski demikian, penelitian tersebut tidak menemukan perubahan signifikan pada suasana hati dan tekanan darah.
Temuan serupa juga muncul dalam studi pada 2018 yang menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi jus jeruk harian dengan kesehatan kognitif pada pria.
Penelitian yang lebih baru pada 2025 mengungkapkan bahwa konsumsi jus jeruk setiap hari selama dua bulan bisa memengaruhi fungsi gen dengan cara mendukung metabolisme.
Temuan ini tentu terdengar menjanjikan, tetapi ahli mengingatkan agar tidak menarik kesimpulan berlebihan.
Ahli kardiologi preventif di NYU Langone Health Sean Heffron mengaku sangat ragu bahwa konsumsi jus jeruk harian dalam jangka pendek bisa memberikan manfaat kardiovaskular atau kognitif yang signifikan.
"Saat ini belum ada cukup bukti untuk memberikan rekomendasi publik terkait konsumsi jus jeruk sebagai upaya pencegahan penyakit jantung atau gangguan kognitif," tuturnya.
Ahli diet Michelle Routhenstein menyarankan untuk memilih jus jeruk 100 persen, bukan jus dari konsentrat atau minuman dengan tambahan gula. (*)
Kalian wajib tonton video yang satu ini:




