AS Kritik Keras Afrika Selatan Usai Melibatkan Iran dalam Latihan Perang Bersama Anggota BRICS

fajar.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, NEW YORK — Amerika Serikat mengkritik keras Afrika Selatan karena mengizinkan Iran untuk berpartisipasi dalam latihan angkatan laut gabungan di lepas pantai Cape Town. Kekhawatiran AS bahwa keterlibatan Teheran dapat merusak stabilitas regional dan keamanan maritim.

Kritik ini muncul di tengah laporan yang saling bertentangan mengenai partisipasi sebenarnya dari Republik Islam Iran, dengan bukti visual yang menunjukkan bahwa pejabat Iran hadir meskipun ada klaim penarikan diri.

Dalam pernyataan yang diposting pada Kamis malam, Kedutaan Besar AS di Afrika Selatan mengatakan: “Keikutsertaan Iran dalam latihan gabungan, dalam kapasitas apa pun, merusak keamanan maritim dan stabilitas regional. Afrika Selatan tidak dapat memberi ceramah kepada dunia tentang keadilan sementara mereka bersekutu dengan Iran,” katanya.

Kapal Perang BRICS

Latihan angkatan laut, yang berakhir pada hari Jumat, melibatkan kapal perang dari negara-negara BRICS, termasuk Iran, Rusia, dan Tiongkok. Kapal-kapal berlabuh di Pangkalan Angkatan Laut Simon’s Town dekat Cape Town sebagai bagian dari latihan multi-hari tersebut.

Meskipun beberapa media, termasuk News24, melaporkan bahwa Afrika Selatan telah membujuk Iran untuk menarik diri, foto-foto yang diposting oleh Angkatan Pertahanan Nasional Afrika Selatan (SANDF) menunjukkan para pejabat Iran hadir bersama kapten kapal-kapal yang berpartisipasi.

Perkembangan ini terjadi di tengah ketegangan yang kembali meningkat antara Afrika Selatan dan mitra dagang terbesar kedua, Amerika Serikat, terutama sejak kembalinya Presiden Donald Trump ke tampuk kekuasaan tahun lalu.

Trump telah mengambil sikap keras terhadap Iran, berjanji untuk mengenakan tarif 25% pada barang-barang dari negara-negara yang berbisnis dengan Republik Islam tersebut. Ia juga mengancam akan melakukan tindakan militer sebagai tanggapan terhadap tindakan keras domestik Teheran terhadap protes.

Sementara itu, Kepresidenan Afrika Selatan mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis yang menyatakan keprihatinan atas situasi di Iran, “Kami menyerukan kepada pihak berwenang di Teheran untuk memastikan bahwa warga negara menggunakan hak mereka untuk berdemonstrasi dengan damai.”

Kedutaan Besar AS juga menyebutkan kebingungan di dalam pemerintahan Afrika Selatan, menyatakan: “Amerika Serikat mencatat dengan keprihatinan dan kekhawatiran laporan bahwa Menteri Pertahanan dan SANDF menentang perintah pemerintah mengenai partisipasi Iran dalam latihan angkatan laut yang sedang berlangsung.”

Hingga Jumat, para pejabat pemerintah Afrika Selatan belum menanggapi permintaan komentar. Ketidaksesuaian yang tampak antara kepemimpinan militer dan sipil menimbulkan pertanyaan tentang koherensi kebijakan luar negeri Pretoria dan kemampuannya untuk mengatasi tekanan geopolitik yang saling bertentangan. (fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
[FULL] Panas! Debat Pengacara Roy Suryo dan Sekjen Rejo soal Polisi SP3 Kasus Eggi dan Damai Lubis
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Diduga Rusak Lingkungan Berdampak Banjir di Sumut, Enam Perusahaan Digugat KLH Rp4,8 Triliun
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Bikin Mood Naik, Ini 10 Rekomendasi Lagu BTS yang Paling Bikin Semangat
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Pengacara Eggi Sudjana: Pak Jokowi Luar Biasa Rendah Hati
• 3 jam lalurealita.co
thumb
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
• 5 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.