Antisipasi Macet, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Puncak Bogor Besok Pagi

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kawasan wisata Puncak, Bogor diprediksi tetap ramai dikunjungi wisatawan pada libur panjang akhir pekan, besok. Polres Bogor menyiapkan Rekayasa lalu lintas hingga ganjil genap.

"Untuk prediksi esok hari, Sabtu, arus lalu lintas masih akan didominasi kendaraan dari Jakarta menuju Puncak. Pada hari Sabtu dan weekend biasanya pun, kendaraan yang naik ke arah atas memang biasanya lebih dominan," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto, Jumat (16/1/2026) malam.

Baca juga: Jalur Puncak Bogor Macet Malam Ini, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalin

Ardian mengatakan, sejumlah rekayasa lalulintas akan diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan. Sistem ganjil genap akan dilaksanakan pagi hari dan dilanjutkan dengan sistem satu arah atau one way.

"Pola antisipasi yang akan kami lakukan, pertama, pada pukul 06.00 WIB kami akan melaksanakan sistem ganjil genap. Kedua, apabila pada saat pelaksanaan ganjil genap terjadi antrean hingga ke ruas Tol Jagorawi, maka kami akan melaksanakan rekayasa one way dari Jakarta menuju Puncak," kata Ardian.

"Kami dari Satlantas Polres Bogor mengimbau kepada masyarakat yang akan berkunjung ke kawasan wisata Puncak agar memperhatikan waktu keberangkatan, karena kami melaksanakan sistem ganjil genap. Untuk Sabtu, 17 Januari 2026, kendaraan yang diperbolehkan melintas adalah kendaraan dengan pelat nomor ganjil," imbuhnya.

Baca juga: One Way Arah Jakarta Selesai, Lalin Puncak Bogor Normal Dua Arah

Selain itu, kata Ardian, kendaraan yang akan digunakan untuk perjalanan wisata agar dalam kindisi prima. Mengingat jalur wisata Puncak yang memiliki banyak tikungan dan tanjakan.

"Selain itu, gunakan kendaraan dalam kondisi prima, karena Jalur Puncak didominasi tanjakan. Hal ini untuk menghindari kendaraan mogok saat terjadi kepadatan," kata Ardian.

"Kami juga mengingatkan bahwa kawasan wisata Puncak rawan bencana. Oleh karena itu, jangan memarkirkan kendaraan di sembarang tempat, khususnya di dekat lereng atau tebing, guna mengantisipasi potensi tanah longsor maupun pohon tumbang," imbuhnya.




(dek/dek)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kok Bisa, Manchester United Tekor Ratusan Miliar Cuma Gara-gara Ruben Amorim Dipecat?
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Ribuan Kendaraan Milik ASN Pemkab Cirebon Tunggak Pajak
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Jawa Tengah Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem hingga Minggu
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dishub DKI Jakarta Tiadakan Ganjil-Genap di Libur Isra Mirkaj
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Alasan Polisi Terbitkan SP3 Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Kasus Ijazah Jokowi
• 15 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.