Super Flu Belum Masuk Batam, Dinkes Lakukan Pemantauan Rutin

mediaindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di wilayah Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kondisi kesehatan masyarakat disebut masih aman dan terkendali.

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal masyarakat sebagai super flu.

“Hingga sekarang belum terdeteksi kasus super flu di Batam. Memang sebelumnya sempat ada satu jemaah umrah yang baru pulang dari Timur Tengah dengan status suspek MERS, namun itu masih sebatas dugaan,” ujarnya, Jumat (16/1).

Baca juga : Bengkulu Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Penyebaran Virus Super Flu

Ia menjelaskan, sampel dari jemaah tersebut telah dikirim ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Namun hingga kini, hasil uji laboratorium masih menunggu konfirmasi resmi.

“Untuk hasilnya belum keluar. Jadi kami tegaskan kembali, sampai hari ini belum ada kasus super flu di Batam,” tegasnya.

Meski belum ditemukan kasus, Dinkes Batam tetap melakukan pemantauan rutin terhadap penyakit menular sebagai langkah antisipasi. Pemantauan dilakukan melalui fasilitas kesehatan dan sistem surveilans yang sudah berjalan.

Baca juga : Dinkes Bali Temukan Dua Kasus Super Flu di Denpasar, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

“Karena belum ada kasusnya, belum ada langkah khusus. Namun pengawasan tetap berjalan seperti biasa,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa influenza A (H3N2) bukan merupakan virus baru, melainkan virus flu yang sudah lama beredar dan mengalami perubahan varian.

“Super flu itu sudah lama ada. Ini hanya perubahan varian, seperti Covid-19 yang memiliki alfa, beta, delta, hingga omicron. Jadi tidak perlu terlalu khawatir,” ujar Menteri di Jakarta, Kamis malam (15/1).

Dia menambahkan, tingkat kematian akibat influenza A (H3N2) tergolong sangat rendah, terutama pada masyarakat dengan daya tahan tubuh yang baik. Sebagian besar penderita bahkan dapat sembuh tanpa perawatan khusus.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat, kebersihan diri, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu berat atau berkepanjangan.  (H-2)
 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kunjungan ke Ragunan Tembus 12 Ribu Orang, Pengelola Prediksi Lonjakan 40 Ribu di Akhir Pekan
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dedikasi Keselamatan Kerja, PJO Dahana Raih Apresiasi KKP 2025
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Libur Isra Miraj, Arus Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Sopir JakLingko Ugal-Ugalan di Duren Sawit, Diadukan Lewat Aplikasi Jaki
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Muenchen Sudah Bisa Turunkan Musiala saat Hadapi Leipzig
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.