Kaliorang (ANTARA) - Penanggung Jawab Operasional (PJO) Dahana Site Indexim Coalindo, Harry Ratianto raih sertifikat apresiasi Komite Keselamatan Pertambangan (KKP) Tahun 2025 dari PT Indexim Coalindo. Sertifikat Apresiasi diserahkan di Kaliorang, Kutai Timur, pada Kamis, 15 Januari 2026.
Direktur Operasi Dahana, Abdul Haris Atbaro menuturkan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal utama dalam setiap operasi Dahana. Ia turut mengapresiasi PJO dan tim Dahana di site project Indexim Coalindo atas kedisiplinan menerapkan sistem K3 yang telah ditetapkan.
“Terima kasih atas kerja keras rekan-rekan di site Indexim Coalindo. Semoga apresiasi yang diberikan tidak membuat kita mengendurkan kepatuhan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan dan impelementasi K3, melainkan semakin semangat mengetatkan kedisiplinan di lapangan,” ujar Abdul Haris.
Sebagai perusahaan kiblat bahan peledak Indonesia, keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas yang telah ditetapkan oleh manajemen, dan terus menjadi budaya yang hidup dalam kehidupan sehari-hari seluruh Insan Dahana.
Sementara itu, Teja Sukmara, GM Tambang Umum Dahana menyampaikan bahwa capaian yang diraih oleh site Indexim Coalindo merupakan salah satu bukti komitmen perusahaan terhadap praktik pertambangan yang aman.
“Apresiasi kami atas dedikasi, komitmen, dan konsistensi dalam mendukung penerapan serta peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pertambangan. Konsistensi ini sangat penting dalam mewujudkan operasional aman, dan pencapaian ini dapat terus dipertahankan, menginspirasi, dan menjadi contoh positif bagi rekan-rekan site project lainnya,” ungkap Teja.
Di sisi lain, Harry Ratianto mengungkapkan bahwa apresiasi yang diterimanya tak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh manajemen Dahana, serta kerja keras yang diberikan oleh insan Dahana di site Indexim Coalindo.
“Terima kasih pada manajemen Dahana yang telah mendukung kami baik melalui sistem yang sangat baik, maupun arahan-arahan yang sangat diperlukan di lapangan dan juga kepada rekan-rekan di site project, serta kepada Indexim Coalindo yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami,” pungkas Harry.
Direktur Operasi Dahana, Abdul Haris Atbaro menuturkan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal utama dalam setiap operasi Dahana. Ia turut mengapresiasi PJO dan tim Dahana di site project Indexim Coalindo atas kedisiplinan menerapkan sistem K3 yang telah ditetapkan.
“Terima kasih atas kerja keras rekan-rekan di site Indexim Coalindo. Semoga apresiasi yang diberikan tidak membuat kita mengendurkan kepatuhan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan dan impelementasi K3, melainkan semakin semangat mengetatkan kedisiplinan di lapangan,” ujar Abdul Haris.
Sebagai perusahaan kiblat bahan peledak Indonesia, keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas yang telah ditetapkan oleh manajemen, dan terus menjadi budaya yang hidup dalam kehidupan sehari-hari seluruh Insan Dahana.
Sementara itu, Teja Sukmara, GM Tambang Umum Dahana menyampaikan bahwa capaian yang diraih oleh site Indexim Coalindo merupakan salah satu bukti komitmen perusahaan terhadap praktik pertambangan yang aman.
“Apresiasi kami atas dedikasi, komitmen, dan konsistensi dalam mendukung penerapan serta peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pertambangan. Konsistensi ini sangat penting dalam mewujudkan operasional aman, dan pencapaian ini dapat terus dipertahankan, menginspirasi, dan menjadi contoh positif bagi rekan-rekan site project lainnya,” ungkap Teja.
Di sisi lain, Harry Ratianto mengungkapkan bahwa apresiasi yang diterimanya tak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh manajemen Dahana, serta kerja keras yang diberikan oleh insan Dahana di site Indexim Coalindo.
“Terima kasih pada manajemen Dahana yang telah mendukung kami baik melalui sistem yang sangat baik, maupun arahan-arahan yang sangat diperlukan di lapangan dan juga kepada rekan-rekan di site project, serta kepada Indexim Coalindo yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami,” pungkas Harry.




