Peluang Ekonomi dengan Menanam Jagung Manis

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jagung manis menjadi salah satu komoditas pangan yang semakin digemari masyarakat. Rasanya legit, teksturnya lembut, dan pengolahannya fleksibel.

Cara pengolahan yang bervariasi membuat jagung manis tak hanya disukai sebagai camilan, tetapi juga sebagai bahan utama berbagai hidangan.

Di balik kelezatannya, jagung manis menyimpan banyak manfaat kesehatan dan peluang ekonomi, sekaligus relatif mudah dibudidayakan, bahkan di kebun rumah pun jadilah.

Jagung manis kaya akan karbohidrat kompleks yang menjadi sumber energi bagi tubuh. Kandungan gula alaminya lebih tinggi dibanding jagung biasa, sehingga memberikan rasa manis tanpa perlu tambahan pemanis buatan.

Karbohidrat ini dilepaskan secara bertahap, membantu menjaga stamina dan mencegah lonjakan gula darah secara ekstrem jika dikonsumsi dalam porsi wajar.

Selain itu, jagung manis mengandung serat pangan yang baik untuk sistem pencernaan. Serat membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, serta mendukung kesehatan usus.

Jagung manis juga mengandung vitamin dan mineral penting, seperti vitamin B kompleks (B1, B3, dan folat) yang berperan dalam metabolisme energi dan kesehatan sistem saraf.

Kandungan vitamin C dan antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan mata. Antioksidan ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Tak kalah penting, jagung manis mengandung mineral seperti magnesium (Mg), fosfor (P), dan kalium (K).

Peluang Ekonomi

Selain manfaat gizi, jagung manis memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan sehingga sering dibudidayakan dalam skala bisnis.

Permintaan pasar relatif stabil karena jagung manis dikonsumsi oleh berbagai kalangan, mulai dari rumah tangga, pedagang kaki lima, hingga industri makanan.

Waktu panennya yang singkat, sekitar 65–75 hari setelah tanam, membuat perputaran modal lebih cepat dibanding beberapa komoditas lain.

Jagung manis dapat dijual dalam bentuk segar, rebus, bakar, dan diolah menjadi produk turunan seperti jagung cup, sup jagung, hingga bahan baku frozen food.

Bagi pekebun rumahan, menanam jagung manis bisa menjadi sumber pangan keluarga sekaligus peluang tambahan pendapatan jika hasil panen berlebih.

Oleh karenanya menanam jagung manis dapat dilakukan siapa saja dan akan menambah pendapatan ekonomi keluarga.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Yang Diketahui soal 2 Pria Ditangkap Gegara Onani di Transjakarta
• 3 jam laludetik.com
thumb
Akses Utama Warga Rusak, Personel Batalyon B Brimob Polda Sulsel Swadaya Bangun Jembatan Darurat di Dusun Pakka Desa Nepo
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Upah Minimum Baru, Masalah Tetap Lama: Mimpi Punya Rumah
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Zainal Arifin Mochtar; Menentang Illiberal Democracy, Melawan Konservatisme
• 13 jam lalufajar.co.id
thumb
SOHO Melesat 100 Persen Pekan Ini, Pimpin Deretan Saham Top Gainers
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.