Menuju Pusat Stem Cell Dunia, Indonesia Dapat Dukungan Tokoh Kesehatan Global

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai pemain strategis dalam pengembangan kedokteran masa depan, terutama di bidang preventive, regenerative, dan anti-aging medicine, termasuk stem cell serta gene therapy. 

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi antara pemangku kepentingan nasional dengan tokoh kesehatan dunia guna mendorong regulasi yang adaptif sekaligus mempercepat inovasi medis berstandar global.

Presiden World Council of Preventive Regenerative and Anti-Aging Medicine (WOCPM) sekaligus World Council of Stem Cell and Genetic (WOCS), Deby Vinski menilai kepemimpinan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar, telah menempatkan Indonesia pada jalur strategis dalam tata kelola kesehatan modern.

“Di bawah kepemimpinan Taruna Ikrar, BPOM RI mampu menjaga keseimbangan antara keselamatan masyarakat, integritas ilmiah, dan percepatan inovasi medis. Ini menjadi fondasi penting agar Indonesia dapat berkembang sebagai pusat pengembangan stem cell dan gene therapy dunia,” ujar Deby dalam keterangan resminya, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Deby, regulasi yang kuat, tetapi progresif menjadi kunci agar inovasi kesehatan berbasis teknologi tinggi dapat berkembang tanpa mengabaikan aspek keselamatan pasien. 

Ia menegaskan, dengan dukungan kebijakan yang visioner dan kolaborasi internasional yang berkelanjutan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi hub global di bidang tersebut.

Dalam konteks pembangunan nasional, Deby menilai penguatan sektor kesehatan berbasis teknologi maju sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas.

“Preventive, regenerative, dan anti-aging medicine, termasuk stem cell dan gene therapy, merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ini bukan hanya tentang kesehatan, tetapi juga menyangkut daya saing bangsa,” katanya.

Sebagai ilmuwan Indonesia yang dipercaya memimpin dua organisasi dunia di bidang anti-aging, stem cell, dan genetika, Deby menilai peran Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta kedokteran global. 

Ia juga dikenal sebagai tokoh di balik pengembangan teknologi celltech, stem cell, dan bank tali pusat berstandar internasional yang beroperasi di Indonesia dan Swiss.

Sementara itu, Taruna Ikrar juga memiliki rekam jejak internasional sebagai Presiden International Association of Medical Regulatory Authorities (IAMRA). Peran tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring regulator kesehatan dunia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KAI angkut 184.063 pelanggan di hari pertama libur panjang Isra Mikraj
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Astra International (ASII) Gelar Buyback Saham Lagi Maksimal Rp2 Triliun
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Korban Tewas Bencana Sumatera Tembus 1.198 Orang, 166.579 Masih Mengungsi
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Siapa Lilly May yang Datang Bersama John Herdman? Sukses Bikin Fans Timnas Indonesia Melongo
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
RI tambah anggaran khusus untuk percepatan deteksi TBC pada 2026
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.