Viral Nasi Dingin Disebut Lebih Sehat, Benarkah Bisa Turunkan Gula Darah?

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Nasi masih menjadi makanan pokok bagi jutaan orang di dunia, termasuk di Indonesia. Namun, seiring meningkatnya kesadaran akan kesehatan, terutama terkait gula darah dan asupan karbohidrat, muncul berbagai cara untuk membuat nasi terasa “lebih aman” dikonsumsi. 

Salah satunya yakni kebiasaan mendinginkan atau membekukan nasi setelah dimasak, lalu memanaskannya kembali sebelum disantap. Scroll untuk info lebih lanjut... 

Baca Juga :
Cara Mengurangi Kadar Gula pada Nasi Tanpa Ubah Rasa, Ini Tutorial Masaknya!
Pasien Diabetes Wajib Tahu! 7 Minuman Pagi yang Bantu Gula Darah Stabil

Sekilas, cara ini terdengar seperti sekadar trik dapur viral. Namun, para ahli menegaskan bahwa ada proses ilmiah nyata yang terjadi pada struktur pati nasi ketika mengalami siklus dimasak, didinginkan, lalu dipanaskan kembali. Proses inilah yang membuat nasi berpotensi memiliki dampak lebih ringan terhadap lonjakan gula darah.

Perubahan Pati pada Nasi yang Didinginkan

makan nasi putih
Photo :
  • Freepik.com//Freepik

Saat nasi dimasak, pati di dalamnya akan mengalami gelatinisasi, sehingga mudah dicerna tubuh dan cepat meningkatkan kadar gula darah. Namun, ketika nasi tersebut didinginkan atau dibekukan, sebagian pati akan berubah bentuk menjadi pati resisten.

Melansir dari Hindustan Times, Jumat, 16 Januari 2026, pati resisten bekerja menyerupai serat. Artinya, pati ini tidak sepenuhnya dicerna di usus halus dan tidak langsung diubah menjadi glukosa. Akibatnya, pelepasan gula ke dalam aliran darah terjadi lebih lambat dibanding nasi yang baru matang.

Ahli gizi Rashi Chahal menjelaskan bahwa total karbohidrat pada nasi tidak hilang, tetapi jenis patinya berubah. Dengan kata lain, nasi tidak menjadi rendah kalori, namun dampaknya terhadap metabolisme glukosa bisa sedikit lebih terkendali.

Dokter spesialis endokrinologi, Dr Manoj Agarwal, menyebut bahwa nasi yang didinginkan lalu dipanaskan kembali memang dapat membantu menurunkan lonjakan gula darah setelah makan, meski efeknya tidak drastis. Berdasarkan sejumlah studi, penurunan lonjakan gula darah berada di kisaran 10 hingga 20 persen.

Efek ini dinilai cukup bermanfaat bagi penderita diabetes atau resistensi insulin, tetapi tidak bisa dianggap sebagai solusi utama. Pendinginan nasi hanyalah strategi tambahan yang membantu memperlambat penyerapan glukosa, bukan pengganti pengobatan, pola makan seimbang, atau aktivitas fisik.

Apakah Nasi Jadi Lebih “Sehat”?

Baca Juga :
Sering Panaskan Nasi Sisa? Dokter Ungkap Kesalahan Sepele yang Bisa Picu Keracunan
Diet Ala Artis Korea: Rahasia Langsing Cepat dengan Makan Nasi & Kimchi
5 Fakta Diabetic Foot, Komplikasi Diabetes yang Diam-diam Bisa Berujung Amputasi

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
10 Negara Terindah di Dunia Versi Frobes, Indonesia Urutan Keenam
• 21 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Rekomendasi HP 5G Harga di Bawah Rp5 Juta: Ada Redmi dan POCO
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Ini Bahasa yang Sulit Dipelajari Kim Seon Ho untuk Can This Love be Translated?
• 13 jam laluinsertlive.com
thumb
Mentan Pastikan Rehabilitas Sawah Pascabencana Aceh Berjalan Cepat dan Tepat Sasaran
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Foto: Cuaca Ekstrem, Nelayan Muara Baru Hentikan Aktivitas Melaut
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.