Indonesia Dikepung Siklon Tropis Nokaen, Bibit 96S dan 97S: Ini Dampak Cuaca Ekstrem 17 Januari 2026

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi hujan (Sumber: Envato/globetrotter_)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta telah memperbarui informasi terkait perkembangan cuaca ekstrem yang dipicu oleh aktivitas siklon tropis dan bibit siklon di sekitar wilayah Indonesia.

Hingga pukul 19.00 WIB pada 16 Januari 2026, terdapat satu siklon tropis aktif dan dua bibit siklon yang sedang dipantau karena berpotensi memengaruhi kondisi cuaca serta tinggi gelombang laut di berbagai wilayah.

Siklon Tropis Nokaen: Bergerak Menjauhi Indonesia

Melansir akun Instagram @infobmkg, Siklon Tropis Nokaen terpantau terbentuk dari bibit siklon 91W sejak 15 Januari 2026 pukul 13.00 WIB di wilayah Laut Filipina sebelah utara Sulawesi Utara, dengan posisi tepat di 11.8°LU dan 127.4°BT.

Kecepatan angin maksimum mencapai 40 knot (75 km/jam) dengan tekanan udara minimum 996 hPa. Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi akan terus bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia.

Baca Juga: Modifikasi Cuaca Jakarta Dimulai, Kurangi Dampak Puncak Cuaca Ekstrem pada 18–20 Januari 2026

Meski demikian, dampaknya masih terasa secara tidak langsung, terutama dalam bentuk gelombang laut tinggi dan hujan lebat di beberapa wilayah.

Bibit Siklon Tropis 96S: Terpantau di Selatan Jawa Timur

Bibit Siklon 96S mulai terbentuk pada 14 Januari 2026 pukul 13.00 WIB di sekitar 16.0°LS dan 111.9°BT atau di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Timur.

Kecepatan angin maksimum bibit ini tercatat 25 knot (46 km/jam) dengan tekanan udara minimum 1.000 hPa.

Bibit ini diprediksi memiliki potensi rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan akan bergerak menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan. Namun, gelombang tinggi masih mungkin terjadi di sejumlah wilayah perairan.

Bibit Siklon Tropis 97S: Terpantau Dekat Australia

Sementara itu, bibit siklon 97S muncul pada 16 Januari 2026 pukul 07.00 WIB di sekitar 16.0°LS dan 131.9°BT atau berada di daratan Australia sebelah barat daya Teluk Carpentaria. Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum 15 knot (28 km/jam) dengan tekanan minimum 998 hPa.

Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Siklon Tropis Nokaen
  • bibit siklon topis 96S
  • bibit siklon tropis 97S
  • dampak
  • cuaca ekstrem bmkg
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Hadiri Mediasi, Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 M ke Ressa
• 22 jam laluinsertlive.com
thumb
Jalur KA Pekalongan Banjir: Penumpang Dipindah Bus, Keterlambatan Perjalanan Sampai Empat Jam
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jembatan Gantung Baru Hubungkan Dusun Wonogiri
• 15 menit lalutvrinews.com
thumb
Usung Konsep Anyar, Gerai Pertama Starbucks di Indonesia Kembali Beroperasi
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Pelaku Mastrubasi di Bus Transjakarta 2 Orang, Polisi Usut Motifnya
• 23 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.