Pekalongan (ANTARA) - Jalur kereta api (KA) antara Stasiun Pekalongan dan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tergenang banjir yang melanda wilayah tersebut sejak Sabtu dinihari sehingga tidak bisa dilintasi KA.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, Sabtu, mengatakan genangan air akibat banjir sudah mencapai batas kepala rel.
Menurut dia, genangan di beberapa titik sudah mencapai 10 cm di atas rel.
"Jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati," katanya.
Akibat kondisi tersebut, lanjut dia, jalur KA di Pantura Jawa Tengah tersebut ditutup sementara.
Ia menyebutkan sejumlah perjalanan KA dihentikan sementara akibat jalur yang terputus itu.
Beberapa perjalanan KA yang terganggu akibat rel yang tergenang itu antara lain KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium dan KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya dan KA Dharmawangsa.
PT KAI, lanjut dia, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi genangan air dengan terus melakukan upaya mitigasi untuk memastikan keselamatan perjalanan KA.
Ia menambahkan PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak kondisi tersebut.
Baca juga: KAI tutup 316 perlintasan sebidang demi tingkatkan keselamatan
Baca juga: KAI angkut 184.063 pelanggan di hari pertama libur panjang Isra Mikraj
Baca juga: KAI mohon maaf atas gangguan perjalanan kereta api di jalur Pantura
Baca juga: KAI Daop 2 tambah kapasitas angkut penumpang hadapi libur Isra Miraj
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, Sabtu, mengatakan genangan air akibat banjir sudah mencapai batas kepala rel.
Menurut dia, genangan di beberapa titik sudah mencapai 10 cm di atas rel.
"Jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati," katanya.
Akibat kondisi tersebut, lanjut dia, jalur KA di Pantura Jawa Tengah tersebut ditutup sementara.
Ia menyebutkan sejumlah perjalanan KA dihentikan sementara akibat jalur yang terputus itu.
Beberapa perjalanan KA yang terganggu akibat rel yang tergenang itu antara lain KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium dan KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya dan KA Dharmawangsa.
PT KAI, lanjut dia, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi genangan air dengan terus melakukan upaya mitigasi untuk memastikan keselamatan perjalanan KA.
Ia menambahkan PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak kondisi tersebut.
Baca juga: KAI tutup 316 perlintasan sebidang demi tingkatkan keselamatan
Baca juga: KAI angkut 184.063 pelanggan di hari pertama libur panjang Isra Mikraj
Baca juga: KAI mohon maaf atas gangguan perjalanan kereta api di jalur Pantura
Baca juga: KAI Daop 2 tambah kapasitas angkut penumpang hadapi libur Isra Miraj


