TABLOIDBINTANG.COM - Insanul Fahmi masih menyimpan harapan besar untuk mempertahankan rumah tangganya dengan sang istri sah, Wardatina Mawa. Keinginan untuk rujuk itu disampaikannya secara terbuka melalui kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto.
Ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, baru-baru ini, Tommy menegaskan bahwa kliennya memiliki niat untuk kembali membina rumah tangga yang sempat retak akibat kehadiran pihak ketiga.
"Ada niatan baik Insanul untuk balik kepada Mawa, untuk bisa kembali lagi kepada Mawa," kata Tommy Tri Yunanto.
Menurut Tommy, keinginan Insanul Fahmi untuk rujuk bukan sekadar ucapan. Ia mengaku menyaksikan langsung bagaimana kliennya terus mengungkapkan rasa cinta dan penyesalan atas konflik rumah tangga yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Tommy bahkan mengenang percakapan pribadi bersama Insanul Fahmi sebelum bertemu Wardatina Mawa. Ungkapan itu disebutnya membekas hingga kini.
"Waktu berangkat sama Insan, juga Insan nawaitunya apa? 'Saya mau Bang kembali lagi, karena saya sayang sekali sama Mawa'. Itu yang tersebut sekali di kuping saya sampai di mobil pun dia sampai menyebut itu," kenang Tommy Tri Yunanto.
Momen emosional juga terjadi ketika Insanul Fahmi bertemu dengan anak-anaknya. Sebelum menemui sang istri, ia disebut menyempatkan diri membeli mainan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang.
"Pada waktu turun dari mobil kita sama-sama bareng turun menuju kantor, Insanul dipanggil sama anaknya. Sampai manggil-manggil 'Baiti, Baiti'. Jadi dipanggil terus dia bawa mainan, terus langsung diberikan ke anaknya. Nangis, karena pecah nangisnya (kita) juga sama-sama terharu ya," jelas Tommy.
Meski demikian, upaya rujuk tersebut tidak berjalan tanpa hambatan. Wardatina Mawa, yang telah terluka akibat isu perselingkuhan dan kabar pernikahan siri Insanul Fahmi dengan Inara Rusli, meminta pembuktian konkret atas klaim yang selama ini beredar.
Wardatina Mawa dikabarkan mengajukan sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum membuka kembali pintu rujuk. Insanul Fahmi, menurut kuasa hukumnya, menyatakan kesediaan untuk memenuhi seluruh permintaan tersebut.
"Dalam hal ini ada syarat-syarat yang harus disampaikan kepada Insanul dan Insanul menyanggupi itu semua," pungkasnya.




