Jakarta, VIVA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya, Maluku, pada Sabtu (17/1/2026) pagi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui laman resmi BMKG, pusat gempa berada di daratan dengan kedalaman 56 kilometer di barat daya Maluku Tengah. Gempa tersebut tercatat sebagai gempa tektonik yang getarannya dirasakan di sejumlah wilayah.
BMKG menegaskan bahwa informasi gempa yang disampaikan merupakan data awal yang masih berpotensi mengalami pembaruan.
- ANTARA/Shutterstock/pri.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah,” demikian keterangan BMKG.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan dengan intensitas III–IV MMI di wilayah Liang, Amahai, Kairatu, hingga Ambon. Sementara itu, di Seram Utara dan Sorong, guncangan dirasakan pada skala II–III MMI.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat di wilayah terdampak tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut. (Sumber ANTARA)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475334/original/060566800_1768570057-IMG-20260116-WA0012.jpg)



