Grid.ID - Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa akhirnya bertemu. Dalam pertemuan tersebut, Mawa mengajukan dua syarat yang harus dipenuhi oleh Insan.
Pada Kamis, (15/1/2025) kemarin, Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa akhirnya duduk berhadapan langsung. Pertemuan ini menjadi upaya terakhir untuk menyelamatkan biduk rumah tangga yang tengah berada di ujung tanduk.
Kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, mengungkapkan bahwa kliennya datang dengan niat memperbaiki keadaan. Namun, ia mengakui bahwa jalan menuju rekonsiliasi tidaklah mudah.
Pasalnya, Mawa disebut-sebut masih menyimpan sakit hati yang cukup dalam. Mengingat pernikahan yang ia bangun selama 6 tahun retak karena hadirnya orang ketiga.
"Tapi karena ada niatan baik Insanul untuk balik kepada Mawa, untuk bisa kembali lagi kepada Mawa, maka inilah fasilitasi saya untuk bisa membangun lagi trust-nya Mawa."
"Jadi memang benar-benar sangat sakit sekali ya Mawa ini. Jadi ya itu yang dirasakan, jadi kita pahami," papar Tommy, dikutip dari Tribun Seleb.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi pertemuan, Tommy menyaksikan sendiri betapa besarnya keinginan kliennya untuk kembali pulang. Ungkapan kasih sayang pun terus keluar dari bibir Insanul.
"Insan nawaitunya apa? ‘Saya mau Bang kembali lagi karena saya sayang sekali sama Mawa’. Itu yang tersebut sekali di kuping saya sampai di mobil pun dia sampai menyebut itu," ungkap Tommy.
Meski ikut hadir mendampingi, Tommy dan tim kuasa hukum dari pihak Mawa sepakat untuk mengambil posisi pasif. Mereka ingin memberikan ruang bagi pasangan ini untuk berbicara tanpa intervensi hukum.
"Ikhtiar Mawa sendiri bisa berpikir dan bisa memberikan satu apa ya, kepastian terhadap Insanul seperti apa nanti ke depannya."
"Karena tadi saya juga nggak bisa intervensi, nggak bisa masuk juga ke ranah pribadi karena saya pasif. Saya dan kuasa hukumnya Mawa sepakat untuk pasif," tandasnya.
Dalam pertemuan itu juga, Insanul menyampaikan maaf secara tulus kepada keluarga Mawa. "Kakak-kakak Mawa sudah mendengarkan permintaan maaf Insan meski tidak memberikan pernyataan sepatah kata pun. Setidaknya hubungan mereka sudah tidak lagi berseteru," tambah Tommy, dikutip dari Grid.ID, Kamis (15/1/2026).
Kendati pintu maaf terbuka, Mawa tak luluh begitu saja. Ia mengajukan dua syarat jika Insan ingin memperbaiki keadaan.
Syarat pertama, Insan wajib melakukan permintaan maaf secara terbuka di hadapan awak media. Menurut pihak Mawa, ini penting untuk membuktikan keseriusan penyesalan Insan agar suasana keluarga bisa kembali harmonis.
Sementara itu untuk syarat kedua, pihak Mawa menuntut Insan membeberkan secara gamblang dan detail bukti pernikahan sirinya dengan Inara Rusli. Di mana pernikahan siri ini dikabarkan terjadi pada 7 Agustus 2025 lalu.
"Kami sudah berkonsultasi dengan kuasa hukum Mawa dan rencananya akan kembali menggelar pertemuan pada Senin atau Selasa mendatang," jelas Tommy.
"Nanti akan kami jelaskan, kapan sebenarnya pernikahan siri itu terjadi, siapa ustaz yang menikahkan dan bukti pendukung lainnya," tutupnya. (*)
Artikel Asli




