ChatGPT mulai tampilkan iklan, OpenAI pastikan tidak ganggu jawaban AI

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - OpenAI berencana mulai menguji penayangan iklan di chatbot kecerdasan buatan (AI) ChatGPT dalam beberapa minggu ke depan, sebagaimana yang diumumkan dalam unggahan blog perusahaan.

Dilansir dari Engadget pada Sabtu, OpenAI menyatakan bahwa pengguna berusia dewasa di Amerika Serikat yang menggunakan ChatGPT versi gratis dan Go akan mulai melihat iklan produk dan layanan yang ditampilkan di bawah percakapan mereka dengan chatbot. OpenAI menegaskan bahwa tampilan iklan tidak akan memengaruhi jawaban yang dihasilkan ChatGPT.

“Iklan akan diberi label dengan jelas dan dipisahkan dari jawaban organik,” kata OpenAI.

OpenAI menyebutkan bahwa iklan tidak akan ditampilkan ketika pengguna membahas topik sensitif seperti kesehatan, kondisi mental, atau politik terkini. Perusahaan juga tidak akan menampilkan iklan kepada pengguna remaja di bawah usia 18 tahun.

Terkait privasi, OpenAI menegaskan tidak akan membagikan atau menjual data pengguna kepada pengiklan. Pengguna juga akan diberi opsi untuk menonaktifkan personalisasi iklan serta menghapus data yang digunakan untuk menghasilkan respons bersponsor.

Baca juga: OpenAI luncurkan ChatGPT Health sebagai ruang diskusi topik kesehatan

“Kami akan selalu menyediakan cara agar pengguna tidak melihat iklan di ChatGPT, termasuk melalui paket berbayar yang bebas iklan,” kata OpenAI.

Pengguna dapat menutup iklan, dan setelah itu akan diminta menjelaskan alasan mereka tidak berinteraksi dengan iklan tersebut.

“Dengan kemampuan AI yang ada, kami antusias mengembangkan pengalaman baru dari waktu ke waktu yang dinilai lebih membantu dan relevan dibandingkan iklan lainnya. Antarmuka percakapan membuka peluang bagi pengguna untuk melampaui pesan dan tautan statis,” kata OpenAI.

Meski demikian, OpenAI menegaskan bahwa fokus jangka panjangnya tetap pada pengembangan produk yang cukup bernilai sehingga jutaan pengguna dan pelaku bisnis bersedia membayarnya.

Sejalan dengan itu, OpenAI juga mengumumkan ketersediaan paket langganan ChatGPT Go bagi pengguna di Amerika Serikat. Paket ini pertama kali diluncurkan di India pada Agustus tahun lalu sebagai paket langganan alternatif dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan paket Plus dan Pro.

Di Amerika Serikat, ChatGPT Go dibanderol seharga 8 dolar AS per bulan, atau 12 dolar AS lebih murah dibandingkan paket Plus, serta menawarkan batas penggunaan pesan, unggahan file, dan pembuatan gambar hingga 10 kali lebih banyak dibandingkan versi gratis.

Langganan ini juga memperluas kemampuan memori dan jendela konteks ChatGPT, sehingga chatbot dapat mengingat detail dari percakapan sebelumnya dengan lebih baik. Namun, pengguna di paket ini tetap akan melihat iklan. Untuk pengalaman bebas iklan, pengguna harus berlangganan paket Plus atau Pro.

Sebelumnya dilaporkan OpenAI telah menguji penayangan iklan di ChatGPT setidaknya sejak akhir tahun lalu. Seiring tingginya biaya pelatihan model dan proses inferensi, berbagai chatbot diperkirakan akan menampilkan iklan dalam berbagai bentuk.

Baca juga: ChatGPT Images kini lebih cepat dan lebih baik dari sebelumnya

Baca juga: OpenAI cari pejabat eksekutif untuk mengkaji risiko teknologi AI

Baca juga: OpenAI bantah bertanggung jawab atas kasus bunuh diri remaja di AS


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Pekalongan Lumpuhkan Aktivitas Warga, Ribuan Rumah Terendam hingga 1,5 Meter
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Kanada dan China Sepakati Perjanjian Dagang Baru
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Usung Konsep Anyar, Gerai Pertama Starbucks di Indonesia Kembali Beroperasi
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Korban Tewas Bencana Sumatera Tembus 1.198 Orang, 166.579 Masih Mengungsi
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Kadin Ungkap Program MBG Berpotensi Kerek Pertumbuhan PDB hingga 3,5 Persen
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.