Rekomendasi Makanan yang Wajib Ada Saat Merayakan Imlek, Kue Keranjang Selalu Ada!

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Perayaan Imlek atau Tahun Baru China merupakan salah satu momen paling penting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Imlek bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender lunar, tetapi juga menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga, menghormati leluhur, serta memanjatkan harapan akan keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran di tahun yang baru.

Salah satu elemen yang tidak pernah terpisahkan dari perayaan Imlek adalah kehadiran makanan-makanan khas yang sarat akan makna dan filosofi.

Setiap hidangan yang disajikan saat Imlek bukan hanya dipilih karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena simbolisme yang dipercaya membawa hoki dan keberkahan. Berikut ini adalah rekomendasi makanan yang sebaiknya ada saat merayakan Imlek beserta makna di baliknya.

1. Ikan Utuh: Simbol Kelimpahan dan Rezeki Berlimpah

Ikan merupakan hidangan wajib dalam perayaan Imlek. Dalam bahasa Mandarin, kata “ikan” (鱼/yú) memiliki pelafalan yang sama dengan kata “kelebihan” atau “kelimpahan”. Oleh karena itu, menyajikan ikan utuh melambangkan harapan agar keluarga selalu memiliki rezeki yang berlebih sepanjang tahun.

Biasanya ikan disajikan secara utuh, dari kepala hingga ekor, sebagai simbol awal dan akhir tahun yang berjalan dengan baik. Ikan bisa diolah dengan cara dikukus, digoreng, atau dimasak dengan saus khas Tiongkok.

2. Mie Panjang Umur: Harapan Hidup Panjang dan Sehat

Mie panjang umur atau longevity noodles menjadi hidangan yang tidak boleh terputus saat dimakan. Mie ini melambangkan umur panjang, kesehatan, dan kebahagiaan. Karena maknanya tersebut, mie sebaiknya tidak dipotong saat proses memasak maupun saat disantap.

Mie panjang umur biasanya dimasak dengan tambahan sayuran, daging, atau seafood, dan disajikan dalam suasana hangat bersama keluarga.

3. Ayam atau Bebek Utuh: Lambang Keharmonisan Keluarga

Ayam atau bebek yang disajikan secara utuh melambangkan keutuhan dan keharmonisan keluarga. Hidangan ini menjadi simbol persatuan, kedamaian, dan kebersamaan antaranggota keluarga.

 

Pengolahan ayam atau bebek bisa beragam, seperti direbus, dipanggang, atau dimasak kecap. Yang terpenting adalah penyajiannya tetap utuh sebagai simbol keberlangsungan dan keseimbangan hidup.

4. Lumpia: Simbol Kekayaan dan Keberuntungan

Lumpia sering diidentikkan dengan bentuknya yang menyerupai batangan emas. Oleh karena itu, makanan ini dipercaya sebagai simbol kemakmuran dan keberuntungan finansial.

Lumpia biasanya berisi daging, sayuran, atau rebung, lalu digoreng hingga renyah. Hidangan ini juga menjadi favorit karena rasanya yang gurih dan cocok dinikmati oleh berbagai kalangan.

5. Kue Keranjang: Ikatan Keluarga dan Kehidupan yang Manis

Kue keranjang atau nian gao merupakan salah satu ikon kuliner Imlek yang paling populer. Teksturnya yang lengket melambangkan eratnya hubungan keluarga, sementara rasanya yang manis melambangkan harapan akan kehidupan yang lebih baik dan penuh kebahagiaan di tahun yang baru.

Kue keranjang biasanya disusun bertingkat sebagai simbol peningkatan rezeki dan keberuntungan dari tahun ke tahun. Kue ini juga sering dibagikan kepada kerabat dan tetangga sebagai bentuk berbagi kebahagiaan.

6. Jeruk Mandarin: Lambang Hoki dan Kemakmuran

Buah jeruk, khususnya jeruk mandarin, hampir selalu hadir saat Imlek. Warna oranye keemasan pada jeruk melambangkan emas dan kekayaan. Selain itu, jeruk juga menjadi simbol keberuntungan dan kebahagiaan.

 

Jeruk biasanya disajikan dalam jumlah genap dan sering diberikan sebagai hantaran saat berkunjung ke rumah sanak saudara.

7. Manisan dan Permen: Harapan Kehidupan yang Manis

Berbagai jenis manisan dan permen juga menjadi pelengkap perayaan Imlek. Hidangan ini melambangkan harapan agar kehidupan di tahun yang baru dipenuhi dengan hal-hal manis, menyenangkan, dan penuh keberuntungan.

Manisan biasanya disajikan dalam kotak khusus dengan beberapa kompartemen yang masing-masing memiliki makna tersendiri, seperti kebahagiaan, kesehatan, dan umur panjang.

Makanan dalam perayaan Imlek bukan sekadar sajian untuk memanjakan lidah, melainkan juga sarana untuk menyampaikan doa dan harapan bagi masa depan. Setiap hidangan memiliki filosofi mendalam yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan, kebersamaan, serta rasa syukur atas apa yang telah diterima.

Dengan menyajikan makanan-makanan khas tersebut, perayaan Imlek menjadi lebih bermakna dan penuh simbol keberuntungan. Semoga hidangan yang tersaji dapat membawa kebahagiaan, keharmonisan, serta rezeki berlimpah bagi seluruh keluarga di tahun yang baru. Gong Xi Fa Cai! (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mendagri Dorong Kolaborasi Kejar Target Pemulihan Pascabencana Sumatra
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Polandia Tuduh Rusia Lancarkan Serangan Siber Terbesar di Negaranya
• 9 jam laluidntimes.com
thumb
Jonatan Christie Lolos ke Semifinal India Open 2026 Usai Kalahkan Christo Popov dalam Duel Ketat
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Pembangunan Jembatan Gantung Perlancar Mobilitas Warga Dua Desa di Wonogiri
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Perkuat Posisi World Class University, 5 Prodi FT UNM Kantongi Akreditasi Penuh dari ASIIN
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.