Jessica Iskandar Ajak Perempuan Saling Menguatkan dan Lebih Menyayangi Diri Sendiri

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Jessica Iskandar kembali menyampaikan pandangannya terkait isu perempuan, trauma, hingga pentingnya saling mendukung di era digital seperti sekarang. Artis yang akrab disapa Jedar ini menilai bahwa perkembangan teknologi dan media sosial sebenarnya bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat, asalkan digunakan dengan cara yang tepat dan sehat.

Menurut Jessica, kemudahan akses informasi di era digital membuat masyarakat, khususnya perempuan, menjadi lebih terbuka dan sadar akan banyak hal yang sebelumnya sulit dibicarakan.

Jessica menambahkan, derasnya arus informasi justru bisa menjadi penyeimbang ketika seseorang tidak mendapatkan pemahaman atau dukungan dari satu sisi tertentu.

"Iya women support women ya. Karena zaman sekarang kan digital, terus kayak semuanya lebih cepat, lebih gampang, lebih fleksibel untuk diakses. Kita jadi gampang banyak tahu berita, lebih gampang dapat informasi. Jadi dengan kayak gitu kadang hal-hal yang mungkin kurang yang kita dapatkan di satu sisi, kita bisa dapatin di sisi lain gitu," ujar Jessica Iskandar di kawasan Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu.

Di tengah maraknya konten negatif di media sosial, artis yang akrab disapa Jedar itu menilai platform digital sejatinya memiliki potensi besar untuk membantu kehidupan menjadi lebih mudah dan cerdas, asalkan disikapi dengan cara yang benar.

"Jadi ya mudah-mudahan selama kita mengaksesnya dengan positif dan menggunakan logika dan akal pikiran yang sehat, zaman sekarang sosial media bisa digunakan untuk membantu hidup kita jadi lebih pintar, lebih mudah," ujarnya.

Jessica Iskandar juga menyinggung peran perempuan yang menurutnya cenderung lebih peka secara emosional. Hal ini membuat perempuan lebih mudah untuk berbagi pengalaman dan saling membantu satu sama lain.

"Dan perempuan salah satu contoh yang mungkin lebih aware ya, karena perempuan kan lebih kayak dengan hati, dengan apa gitu, dengan perasaan. Jadi lebih bisa banyak sharing dan membantu sesama perempuan gitu," tuturnya.

Ia berharap, dengan semakin banyaknya perempuan yang berani berbicara dan saling mendukung, proses pemulihan dari trauma bisa berjalan lebih baik. Ia juga berharap agar orang-orang yang sedang menjalani hal tersebut bisa segera keluar dari zona trauma.

"Mudah-mudahan selain bercerita juga mudah-mudahan yang mungkin mengalami hal yang tidak baik itu bisa sembuh dari traumanya. Dan mungkin kalau sedang menjalaninya bisa keluar dari belenggu itu gitu," ungkap Jedar.

Tak hanya untuk perempuan dewasa, Jessica menilai cerita-cerita nyata yang beredar di media juga bisa menjadi pelajaran penting bagi remaja dan para orang tua. Ia juga berpesan agar para remaja lebih berani membuka komunikasi dengan orang tua demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

 

"Atau yang mungkin sekarang jadi remaja atau punya anak, itu bisa kita saling belajar bahwa itu bisa saja terjadi. Dan sebagai orang tua kita harus berusaha untuk terbuka dengan anak, berusaha untuk membuat rumah itu jadi tempat ternyaman," ungkapnya.

"Dan kalau kita sebagai remajanya ya kita harus lebih berhati-hati, lebih membuka komunikasi dengan orang tua, kayak gitu sih. Jadi pelajaran yang bagus banget," sambungnya.

Menurut ibu tiga anak tersebut, setiap orang harus mengetahui batasan-batasan sehingga bisa bertindak atas sesuatu yang diyakini tidak sesuai.

"Kalau buat aku sih pesannya adalah kita harus mengetahui mana yang baik dan mana yang benar. Setidaknya kita harus tahu batas," ungkapnya.

Salah satunya adalah mengajarkan anak-anaknya untuk menyayangi diri sendiri terlebih dahulu. Jika di kemudian hari ada hal yang tidak sesuai bahkan menyakiti, maka mereka bisa tahu bahwa hal tersebut tidak baik.

"Pertama-tama adalah aku selalu ajarin anak-anak aku selalu untuk sayangi dirimu sendiri dulu sebelum kamu menyayangi orang lain gitu," tegas Jedar.

"Jadi di saat kamu tahu diri kamu sakit, ya di situlah... berarti itu udah batas gitu. Berarti di situ kamu harus save yourself gitu, karena kamu harus sayang diri kamu," sambungnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bandara Adisutjipto: Pemberangkatan Pesawat ATR 42-500 Sudah Sesuai Prosedur
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Libur Panjang Akhir Pekan, Ribuan Kendaraan Mengular ke Puncak Bogor
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Jelang Nottingham Forest vs Arsenal, Arteta: The Tricky Trees Sangat Berbahaya di Tangan Sean Dyche
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
WFP: 55 Juta Orang Terancam Alami Kerawanan Pangan Akut di Afrika Barat dan Tengah Jelang Musim Paceklik 2026
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Babak Baru Kasus Eggi Sudjana Terkait Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.