Polres Aceh Tengah bersama komunitas trail dari Tragong menembus lima desa terisolir di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Aksi ini dilakukan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor.
Lima desa yang menjadi sasaran bantuan yakni Desa Linge, Kute Reje, Jamat, Delung Sekinel, dan Reje Payung. Desa-desa tersebut telah hampir dua bulan terisolasi akibat jembatan penghubung yang putus, sehingga akses menuju lokasi hanya dapat dilalui menggunakan kendaraan roda dua melalui jalur ekstrem serta jembatan darurat apung yang dibangun secara swadaya.
Dalam aksi kemanusiaan ini, Polres Aceh Tengah bersama komunitas trail mengerahkan sekitar 70 kendaraan roda dua untuk mengangkut berbagai kebutuhan logistik. Bantuan yang disalurkan meliputi bahan makanan pokok, kebutuhan bayi, selimut, kelambu, hingga perlengkapan perempuan.
Baca juga: Polisi Tembus Jalur Ekstrem Antar Bantuan ke Desa Sikundo
Selain pendistribusian logistik, tim Dokkes Polri turut diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada warga yang mengalami gangguan kesehatan pascabencana. Obat-obatan juga didistribusikan melalui bidan desa setempat guna menjangkau masyarakat secara merata.
Pihak kepolisian menyatakan, kegiatan ini difokuskan untuk memastikan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan warga tetap terpenuhi, mengingat kondisi akses jalan menuju desa-desa tersebut masih terbatas.
“Medan yang ditempuh cukup ekstrem dan mayoritas hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Meskipun kendaraan roda empat sudah bisa masuk, namun aksesnya masih terbatas,” ujar Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufiq.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak bencana, sembari menunggu pemulihan infrastruktur secara permanen di wilayah Kecamatan Linge.



