Fajar.co.id, Makassar — Pesawat ATR 400 hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Saat ini Tim SAR telah dikerahkan untuk melakukan pencarian untuk menemukan pesawat tersebut.
Lalu seperti apa pesawat tersebut?
Dikutip dari berbagai sumber, pesawat ATR 400 adalah jenis pesawat turboprop yang digunakan untuk penerbangan regional.
ATR 400 adalah singkatan dari Avions de Transport Régional, yang merupakan perusahaan patungan antara Airbus (Prancis) dan Leonardo (Italia).
Ada beberapa fungsi utama pesawat tersebut. Antara lain, mengangkut penumpang dan kargo untuk jarak pendek hingga menengah. Dan digunakan pula oleh maskapai penerbangan regional dan komuter.
Adapun, pesawat jenis ini berkapasitas sekitar 40-50 orang. Artinya, mampu menampung sekitar 50 penumpang.
Pesawat ini dilengkapi fitur utama berupa Turboprop engine: Pratt & Whitney Canada PW127. Memiliki kecepatan maksimum 300 kts atau 555 km per jam.
Jarak tempuh pesawat ini mampu mencapai 1.611 km jika bahan bakarnya terisi penuh.
Sementara, ukuran pesawat ini memiliki panjang 22,67 m (ATR 42-500) dan rentang sayap: 24,57 m (ATR 42-500)
Sebagai informasi, pesawat ATR 400 digunakan oleh maskapai penerbangan regional di seluruh dunia. Seperti Garuda Indonesia, Wings Air, dan FedEx Express. (bs-sam/fajar)




