Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport, rute Yogyakarta-Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, pada Sabtu (17/1).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menyampaikan kondisi cuaca saat insiden tersebut terjadi. Saat itu, kondisi cuaca dilaporkan berawan dengan jarak pandang 8 kilometer.
"Informasi awal terkait kondisi cuaca pada saat kejadian menunjukkan jarak pandang (visibility) sekitar 8 kilometer dengan kondisi cuaca di sekitar area dilaporkan sedikit berawan," kata Lukman dalam keterangannya.
"Detail dan konfirmasi lebih lanjut masih dalam proses koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)," sambungnya.
Pesawat tersebut membawa 8 orang kru dan 3 orang penumpang.
Saat dilaporkan hilang kontak, pesawat berada di sekitar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan koordinat 04°57’08” LS - 119°42’54” BT.




