Fajar.co.id, Jakarta — Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, mempertimbangkan mengambil langkah hukum atas isu yang menyeretnya dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Hal itu disampaikan Politisi Partai Demokrat, Andi Arief. Dia menyampaikan bahwa SBY juga cukup terganggu dengan tuduhan yang menarasikan seolah-olah SBY ada di belakang isu itu.
“Kalau juga tidak dihentikan, ada kemungkinan Pak SBY akan mengambil langkah hukum, dengan pertama memberikan somasi kepada orang-orang yang sudah membuat fitnah tersebut,” kata Andi Arief melalui video yang diunggah di akun Facebook-nya, dikutip Kamis (1/1/2026).
Andi Arief mengatakan isu itu belakangan semakin berkembang liar di media sosial.
Dia menambahkan fitnah yang dilayangkan ke SBY pada isu itu belakangan sangat masif.
Secara tegas Andi Arief membantah keterlibatan SBY dalam kasus dugaan ijazah palsu tersebut.
Dia bahkan menyebut hubungan SBY dan Jokowi juga berjalan baik.
“Kita berharap untuk dihentikan lah fitnah yang sudah tidak karuan di TikTok,” pintanya.
Sebelumnya, pada awal Desember 2025 lalu, Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan dokter Tifauzia Tyassuma secara tegas membantah isu terkait adanya orang tertentu yang membiayai atau jadi dalang dibalik upaya mereka mengungkap kejanggalan ijazah mantan Presiden Jokowi.
Roy Suryo bahkan menyinggung orang-orang yang menantangnya untuk diperiksa.
Dia menyebut orang yang menyebarkan rumor itu harus bertanggung jawab.
Mantan Menteri Pemuda dan Olaharaga itu mengatakan persoalannya bukan tentang maaf, melainkan tentang keaslian ijazah Jokowi.
Dia juga menegaskan kembali RRT menolak upaya mediasi dengan kubu Jokowi. (bs-sam/Fajar)




