Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Sebuah bus Transjakarta mengeluarkan asap putih pekat di Buperta, Jakarta Timur, pada Rabu pagi, 31 Desember 2025.
  • Insiden tersebut disebabkan oleh fenomena mekanis *diesel runaway* akibat kebocoran pada komponen turbo bus.
  • Bus bernomor lambung 18173 tersebut kosong penumpang dan langsung dievakuasi untuk perawatan intensif di depo.

Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan rekaman video yang memperlihatkan satu unit bus Transjakarta mengeluarkan kepulan asap putih pekat di kawasan Buperta, Cibubur, Jakarta Timur.

Potongan tayangan ditampilkan dalam salah satu unggahan akun Instagram Lensa Berita Jakarta hari ini, Kamis (1/1/2026).

Peristiwa yang sempat memicu perhatian warga di sekitar lokasi tersebut segera ditanggapi oleh pihak manajemen PT Transjakarta.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memberikan klarifikasi terkait insiden yang menimpa armada bus operator MYS dengan nomor lambung 18173 tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi, peristiwa bus berasap itu sebenarnya terjadi pada Rabu (31/12/2025) pagi, sekitar pukul 07:50 WIB.

"Kejadiannya di Rute 7C," ujar Ayu saat dikonfirmasi.

Armada diketahui sedang dalam status split atau dalam perjalanan pulang menuju pangkalan untuk beristirahat sejenak sebelum kembali beroperasi sesuai jadwal.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa bus mengalami fenomena mekanis berupa diesel runaway yang dipicu oleh kerusakan komponen internal.

"Turbo mengalami kebocoran," ungkap Ayu.

Baca Juga: Tiga Koridor TransJakarta Terdampak Imbas Truk Hantam Separator di Dua Halte

Beruntung saat gangguan mesin terjadi, tidak ada satu pun pelanggan yang berada di dalam kabin bus, sehingga tidak ada korban dalam insiden ini.

Sesaat setelah kepulan asap muncul, petugas terkait juga langsung melakukan pemeriksaan awal secara sigap di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi armada.

Meski telah dilakukan pengecekan di tempat, bus tetap diputuskan untuk dipulangkan ke depo demi mendapatkan perawatan intensif.

"Untuk pengecekan menyeluruh sesuai prosedur," tambah Ayu.

Langkah evakuasi ke pangkalan dilakukan sebagai bentuk mitigasi agar gangguan serupa tidak terulang kembali saat bus kembali melayani masyarakat.

Transjakarta menegaskan bahwa mereka tidak akan menoleransi adanya potensi bahaya pada setiap armada yang beroperasi di lintasan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cerita Polisi Bantu Anak Tahanan yang Sakit Jantung Bocor di Surabaya
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Gila Persib di BRI Super League dan ACL 2 pada Februari 2026: Main 5 Kali dalam 15 Hari di Bandung, Thailand, dan Samarinda
• 6 jam lalubola.com
thumb
Prabowo Ajak Masyarakat Jaga Alam Indonesia: Tidak Boleh Dirusak
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
BNPB Pastikan Dukungan Operasi TNI dan Jembatan Bailey Dibiayai Negara
• 41 menit lalujpnn.com
thumb
Libur Nataru 2025/2026 Padat, Lebih dari 30% Bus Tak Layak Jalan
• 1 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.