Musim Hujan Bikin Rumah Lembap? Ini Risiko dan Cara Mengatasinya

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Indonesia kini sudah mulai memasuki musim penghujan. Curah hujan yang tinggi kerap membuat udara di dalam rumah terasa lebih pengap dan lembap. Kondisi ini bukan hanya memengaruhi kenyamanan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan keluarga, terutama anak. Dikutip dari laman WebMD, rumah dengan tingkat kelembapan tinggi merupakan lingkungan ideal bagi jamur, tungau debu, dan alergen lain untuk berkembang. Paparan dalam jangka panjang dapat memicu gangguan pernapasan, alergi, hingga memperparah asma pada anak.

Mengapa Rumah Lembap Perlu Diwaspadai?

Jamur dan tungau debu menyukai lingkungan yang lembap dan hangat. Saat jamur tumbuh di dinding, langit-langit, karpet, atau furnitur, spora jamur dapat menyebar ke udara dan terhirup oleh penghuni rumah. Pada anak, paparan ini bisa memicu batuk berkepanjangan, pilek berulang, hidung tersumbat, hingga napas berbunyi (mengi), terutama bagi anak dengan riwayat alergi atau asma. Selain itu, kelembapan tinggi juga membuat udara terasa lebih berat dan pengap sehingga kualitas udara di dalam rumah menurun.

Perlukah Jendela Dibuka saat Musim Hujan?

Ventilasi yang baik penting untuk mengurangi kelembapan di dalam rumah. Membuka jendela dapat membantu mengganti udara lembap di dalam ruangan dengan udara yang lebih segar dari luar, asalkan dilakukan pada waktu yang tepat. Waktu yang disarankan:

Cara Lain Menjaga Rumah agar Tidak Lembap

1. Gunakan Exhaust Fan di Area Basah Gunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur untuk membuang uap air langsung ke luar rumah, terutama setelah mandi atau memasak. 2. Jaga Tingkat Kelembapan Ideal Tingkat kelembapan ideal di dalam rumah berada pada kisaran 30–50 persen. Kelembapan di atas angka tersebut dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jamur dan tungau debu. 3. Hindari Mengeringkan Pakaian di Dalam Rumah Pakaian basah yang dikeringkan di dalam rumah akan melepaskan uap air ke udara dan membuat ruangan semakin lembap. Jika terpaksa menjemur di dalam ruangan, pastikan ventilasinya baik. 4. Segera Keringkan Area yang Basah Lantai kamar mandi, dinding, atau jendela yang sering berembun sebaiknya segera dikeringkan. Permukaan yang terus lembap menjadi tempat favorit jamur untuk tumbuh.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia Pantau Ketegangan di Yaman dan Serukan Dialog Politik Damai di Bawah Koordinasi PBB
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Menhub Fokus Optimalisasi Bandara Ketimbang Bangun Infrastruktur Baru di 2026
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
DJ Donny Diteror Bangkai Ayam dan Molotov, Polda Metro Jaya Bergerak
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Media Vietnam Ejek Timnas Indonesia, Disebut Kehilangan Identitas
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Bek Persib Bandung Julio Cesar Waspadai Motivasi Tinggi Persik Kediri
• 10 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.