JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pertanian memastikan pasokan pangan nasional terjaga, sehingga tidak ada alasan untuk menaikkan harga pangan selama masa awal tahun 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan beberapa komoditas yang semestinya harganya tidak naik seperti beras, minyak goreng, hingga gula putih.
“Saat ini beras dan minyak goreng tidak ada alasan untuk naik karena produksinya banyak. Hal yang sama juga berlaku untuk gula putih, di mana produksi dalam negeri terus meningkat. Jadi, tidak ada alasan harga naik,” katanya di Jakarta, Kamis (1/1/2026), dikutip dari Antara.
Amran menegaskan pemerintah terus mengawal stabilitas pasokan dan harga melalui pemantauan intensif serta turun langsung ke lapangan.
"Mudah-mudahan semua berjalan sesuai harapan dan tidak ada gangguan dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Mentan juga mengapresiasi para pedagang yang mematuhi ketentuan harga eceran tertinggi (HET), sehingga harga bahan pangan stabil.
Baca Juga: Harga Pangan 31 Desember 2025: Cabai dan Beras Stabil, Telur Turun Tipis di Akhir Tahun
"Kepada saudara-saudara yang sudah menjual komoditas pangan di bawah HET, kami ucapkan terima kasih," ucapnya.
Amran menuturkan pemerintah tidak akan ragu menindak tegas pihak-pihak yang melanggar aturan di sektor pangan.
Berdasarkan data laman Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, tercatat sejumlah harga bahan pangan mengalami kenaikan dan beberapa mengalami penurunan, per tanggal 1 Januari 2026.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- pangan
- stok pangan
- harga bahan pangan
- tahun baru
- mentan
- andi amran sulaiman





