Transformasi Layanan KemenImipas 2025: All Indonesia hingga Makkah Route

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (KemenImipas), melalui Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim), meluncurkan aplikasi All Indonesia hingga program Makkah Route di 2025. Kedua hal tersebut termasuk dalam paparan capaian kerja yang disampaikan saat KemenImipas menggelar Refleksi Akhir Tahun 2025.

Aplikasi All Indonesia merupakan sistem deklarasi kedatangan penumpang internasional yang terintegrasi. Aplikasi ini menjadi satu-satunya sistem resmi yang berlaku di seluruh bandara dan pelabuhan internasional, menghubungkan layanan keimigrasian, kepabeanan, kesehatan, hingga karantina dalam satu platform.

Di bidang layanan dokumen perjalanan khususnya ibadah, Makkah Route adalah layanan pemeriksaan keimigrasian yang dapat dilakukan di bandara keberangkatan, yakni di Indonesia, untuk jemaah haji dan umrah. Dengan Makkah Route, jemaah tidak lagi mengantre proses keimigrasian saat tiba di Arab Saudi.

Capaian strategis lainnya terkait perluasan layanan publik dengan pembentukan 18 kantor imigrasi baru. Tujuannya agar mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat. Langkah yang disebut progresif ini diharapkan memperluas jangkauan pelayanan agar lebih cepat, mudah, dan efisien, sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian di seluruh wilayah Indonesia

Baca juga: 12.146 Napi Ikut Ketahanan Pangan di Lapas, Premi Capai Rp 902 Juta di 2025

Selain perluasan kantor layanan, Ditjen Imigrasi KemenImipas juga mengembangkan kebijakan Global Citizenship of Indonesia (GCI). Program ini memberikan fasilitas izin tinggal terbatas bagi warga negara asing yang memiliki keterikatan kuat dengan Indonesia, baik melalui keturunan, hubungan keluarga, maupun latar belakang sejarah dan ikatan emosional dengan Tanah Air.

GCI dirancang sebagai kebijakan adaptif yang menjawab dinamika global, sekaligus menjaga kepentingan nasional dengan tetap memperhatikan aspek hukum dan kedaulatan negar.

Dari sektor ekonomi, program Golden Visa mencatatkan lonjakan nilai investasi yang signifikan. Hingga Desember 2025, total investasi melalui skema ini mencapai Rp48,29 triliun atau meningkat 39,44 persen dibandingkan periode Januari-Desember 2024. Peningkatan ini diyakini bentuk kepercayaan investor global terhadap iklim investasi Indonesia yang semakin kompetitif dan stabil.

Foto: Peluncuran aplikasi All Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (1/10/2025). (dok. Kemenpar)
Baca juga: KemenImipas Evaluasi Tantangan 2025: 'War' SDUWHV hingga Jumlah Bapas

Penguatan pengawasan orang asing juga dilakukan melalui Operasi Wira Waspada dan pembentukan Satuan Tugas Patroli Imigrasi. Operasi digelar sepanjang 2025 di wilayah strategis, menyasar penyalahgunaan izin tinggal, perusahaan PMA bermasalah, serta pelanggaran overstay.

"Satgas Patroli Imigrasi kami bentuk untuk meningkatkan respons cepat dan menekan potensi pelanggaran, terutama di kawasan pariwisata, industri, dan pertambangan strategis," ujarnya.




(aud/imk)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Buang Sampah dan Meludah Sembarangan di Kuala Lumpur Kini Kena Denda Rp8,2 Juta
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Usai Kemeriahan Perayaan Malam Tahun Baru, Area Bundaran HI Dibersihkan | KOMPAS SIANG
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Doa Lintas Agama Jelang Tahun Baru 2026, Wakil Gubernur Sumut Berharap Masa Transisi Bencana Berjalan Lancar
• 15 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Penjelasan Transjakarta Soal Bus Keluarkan Asap di Cibubur
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Melihat Keringnya Sungai Sumber Banjir di Agam: Terhalang Lumpur, Air Meluap
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.