Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut

suara.com
1 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo setujui pembentukan Satgas Kuala untuk keruk sungai dangkal.
  • Satgas juga akan olah air berlumpur menjadi air bersih siap minum.
  • Presiden tegaskan anggaran tidak masalah dan operasi akan dimulai dua pekan lagi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyetujui usulan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk membentuk Satuan Tugas atau Satgas Kuala. Satgas ini akan fokus pada pengerukan sungai-sungai dangkal di daerah bencana dan mengolah air berlumpur menjadi air bersih.

Persetujuan ini diberikan dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis (1/1/2026), setelah Menhan memaparkan strateginya kepada Presiden.

Strategi Pengerukan Sungai dari Laut

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan, pengerukan (dredging) akan dilakukan mulai dari muara sungai di laut. Tujuannya adalah untuk memperdalam alur sungai yang dangkal akibat endapan lumpur, sekaligus mempermudah mobilisasi alat berat ke titik-titik yang sulit dijangkau melalui darat.

"Sungai Tamiang, sebagai contoh, bisa kita keruk dari laut. Ini upaya besar yang harus kita kerjakan, tidak hanya di Tamiang, tapi juga di Bireuen dan Sibolga," kata Sjafrie kepada Presiden.

Prabowo menyambut baik usulan tersebut dan menyebut beberapa gubernur juga telah menyampaikan aspirasi serupa.

"Kuala-kuala itu kita akan normalisasi. Saya kira silakan Menteri Pertahanan dan TNI berkoordinasi dengan para gubernur," ujar Prabowo.

Ia juga meminta agar operasi ini melibatkan para ahli dari BUMN Karya, Kementerian PUPR, hingga fakultas teknik jika diperlukan.

Anggaran Tak Jadi Masalah

Baca Juga: Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

Dalam rapat tersebut, Mendagri Tito Karnavian mengusulkan pemanfaatan alat-alat pengerukan yang biasa digunakan oleh penambang di Bangka Belitung karena daya sedotnya yang kuat. Prabowo pun setuju dan menegaskan bahwa anggaran tidak akan menjadi kendala.

"Sudahlah! Kita bikin operasi besar saja. Tadinya diajukan Rp51 triliun, saya komit Rp60 triliun. Berapa pun yang kita butuhkan, tidak ada masalah," tegasnya.

Setelah mendapat persetujuan, Menhan Sjafrie melaporkan bahwa Satgas Kuala telah resmi dibentuk hari ini. Satgas akan memiliki dua tugas utama: pengerukan sungai dan pengolahan air bersih menggunakan sistem water treatment yang dipasang di kapal.

"Satgas Kuala akan mulai bekerja dalam waktu dua pekan ke depan dengan sasaran pertama di Kuala Simpang, Aceh Tamiang," pungkas Sjafrie. (Antara)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kesaksian Jujur Ole Romeny soal Laga Debutnya di Timnas Indonesia, Kepada Media Belanda: Tiga Kali Lipat dari Stadion Eropa!
• 38 menit lalutvonenews.com
thumb
Rumah Ambruk, Diding Boneng Berharap Uluran Tangan Rekan Sesama Artis
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Cak Ji Diancam Seusai Bela Nenek Elina, Singgung Madas dan Samuel
• 3 jam lalugenpi.co
thumb
Prabowo Sebut Pemerintah Tidak Menolak Bantuan untuk Banjir Sumatra, Asal...
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
3 Pelatih BRI Super League Paling Moncer Sepanjang Tahun 2025: Bojan Hodak Enggak Ada Obat, Hendri Susilo Bikin Bangga Nahkoda Lokal
• 5 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.