Bangka: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob. Potensi itu diprediksi terjadi pada 1 hingga 8 Januari 2026.
"Saya ingatkan masyarakat pesisir supaya mewaspadai potensi banjir rob yang masih akan terjadi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah, di Sungailiat, Kamis, 1 Januari 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Polewali Mandar"Banjir rob yang disebabkan meningkatnya ketinggian air laut maksimum dapat menggenangi pemukiman penduduk, bahkan air masuk ke sebagian rumah warga," ujar Rusmansyah.
Petugas BPBD Bangka sedang melakukan pengawasan aliran sungai untuk memastikan kondisi ancaman banjir, di Sungailiat, Kamis (1/1/2026). ANTARA/Kasmono
BPBD juga meminta Ketua RT dan kepala lingkungan yang wilayahnya terdampak banjir rob agar segera melaporkan kondisi warganya ke pemerintah desa atau kelurahan. Laporan juga dapat disampaikan langsung ke BPBD untuk percepatan penanganan.
"Meskipun banjir rob hanya berlangsung beberapa hari atau jam, namun tetap mengganggu aktivitas masyarakat terdampak, terlebih jika air masuk ke rumah," kata dia.
Untuk mengantisipasi dampak banjir rob, BPBD Bangka telah menyiapkan personel di lapangan yang dibantu relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) di setiap desa.



