"Big Engineering Operation" Prabowo di Aceh: Sungai Dikeruk, Lumpur Dijual

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Aceh masih bertungkus lumus menghadapi dampak air bah yang menerjang lebih dari sebulan lalu. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan big engineering operation memulihkan keadaan.

Presiden Prabowo Subianto menyerukan operasi besar untuk mempercepat pemulihan wilayah di Aceh usai dihantam banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.

Perintah ini disampaikan Kepala Negara saat memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah Kementerian/Lembaga terkait di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).

Bukan hanya operasi besar, dalam ratas ini Prabowo menyebut ada pihak swasta berminat membeli lumpur yang mengendap di wilayah terdampak.

Baca juga: Kunjungi Aceh Tamiang, Presiden Prabowo Diminta Tak Sekadar Seremoni Tangani Banjir

Operasi besar pulihkan sungai

Prabowo menyetujui rencana normalisasi sungai-sungai di Aceh pascabencana melalui jalur laut dan meminta agar program tersebut menjadi operasi berskala besar.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Aceh, prabowo subianto, banjir aceh, wrapup, banjir sumatera, pemulihan pascabencana Sumatera&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8wNzA4Mzc2MS9iaWctZW5naW5lZXJpbmctb3BlcmF0aW9uLXByYWJvd28tZGktYWNlaC1zdW5nYWktZGlrZXJ1ay1sdW1wdXItZGlqdWFs&q="Big Engineering Operation" Prabowo di Aceh: Sungai Dikeruk, Lumpur Dijual§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Prabowo menanggapi usulan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin terkait penanganan pendangkalan sungai akibat bencana.

“Baik, saya kira ini ya sudahlah, kita bikin operasi besar saja, ya kan? This is a big, big engineering operation. Tapi intinya saya sangat setuju ya,” ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Setujui Normalisasi Sungai di Aceh via Laut, Perintahkan Operasi Skala Besar

Prabowo menegaskan, normalisasi sungai yang dimulai dari muara atau kuala adalah pekerjaan teknis berskala besar yang membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan keahlian khusus.

Dia pun meminta Kementerian Pertahanan dan TNI untuk berkoordinasi dengan para kepala daerah, serta melibatkan berbagai pihak yang memiliki kompetensi di bidang teknik sipil.

“Saya kira silakan Menteri Pertahanan dan TNI koordinasi sama gubernur-gubernur ya. Silakan cari, bicara dengan ahli-ahli engineering ya, dari mungkin dari BUMN karya, dari PU dan juga dari fakultas-fakultas teknik kalau perlu dari perusahaan-perusahaan besar di dunia yang mampu membuat engineering work,” kata Prabowo.

Baca juga: Menhan Usul ke Prabowo agar Normalisasi Sungai Aceh Lewat Jalur Laut

Prabowo pun mengingatkan agar operasi juga melibatkan pihak-pihak yang biasa melakukan kegiatan pengerukan atau dredging.

“Ini kan engineering work skala besar ya, jadi dredging (pengerukan). Ada perusahaan-perusahaan besar yang punya keahlian di bidang ini, dredging untuk pelabuhan dan sebagainya,” pungkasnya.

Lumpur diminati swasta

Di sisi lain, Prabowo mengatakan bahwa material lumpur pascabencana di Sumatera, khususnya Aceh, diminati oleh pihak swasta.

Hal itu diketahui Prabowo berdasarkan laporan dari kepala daerah soal adanya ketertarikan pihak swasta terhadap lumpur hasil pembersihan di permukiman maupun dari pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Prabowo pun mempersilakan jika material itu hendak dijual pemerintah daerah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lebih dari sebulan, pencarian korban di Aceh Tengah masih dilakukan
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Layanan SIM Keliling Jakarta Dibuka di 5 Titik Hari Ini, 2 Januari 2026, Hanya untuk Perpanjangan SIM A dan C
• 14 jam lalupantau.com
thumb
BNPB: 12 dari 18 Kabupaten di Aceh Alami Gangguan Sumber Air Bersih
• 4 jam laluidntimes.com
thumb
Event di KEK Mandalika perkuat pergerakan ekonomi di NTB
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Indonesia sampaikan duka atas kecelakaan kapal WN Spanyol di NTT
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.