Jakarta, tvOnenews.com - Kepergian Enzo Maresca dari Chelsea pada Hari Tahun Baru langsung memicu berbagai spekulasi mengenai arah klub ke depan. Di tengah tekanan kompetisi Liga Inggris, manajemen The Blues dituntut bergerak cepat agar tidak kehilangan momentum.
Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan Maresca setelah 18 bulan kebersamaan yang penuh dinamika. Keputusan tersebut diambil menyusul rentetan hasil kurang memuaskan serta hubungan internal yang disebut-sebut tak lagi harmonis.
Dalam pernyataan resminya, Chelsea menyampaikan apresiasi atas kontribusi Maresca selama menangani tim. “Selama berada di klub, Enzo membawa tim meraih kesuksesan di UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup,” tulis pernyataan tersebut.
“Prestasi itu akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah terbaru klub,” lanjut pernyataan Chelsea. “Dengan target besar yang masih diperjuangkan di empat kompetisi, perubahan ini diyakini memberi peluang terbaik untuk mengembalikan musim ke jalur yang tepat.”
Maresca meninggalkan Stamford Bridge dengan Chelsea berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris. Laga terakhirnya adalah hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth yang diwarnai kekecewaan suporter tuan rumah.
Situasi tersebut membuat laga berikutnya melawan Manchester City menjadi ujian berat bagi Chelsea. Tanpa pelatih kepala permanen, klub asal London Barat itu harus menyiapkan solusi darurat.
Dilansir dari Manchestereveningnews, manajer tim U-21 Chelsea, Calum McFarlane, diprediksi akan dipercaya memimpin tim utama saat bertandang ke Stadion Etihad. Sosok berusia 42 tahun itu baru bergabung pada Juli lalu setelah meninggalkan Southampton.
Meski relatif baru di lingkungan Stamford Bridge, McFarlane bukan figur asing bagi Manchester City. Ia pernah bekerja di akademi City sebelum melanjutkan karier kepelatihannya di Southampton, Crystal Palace, dan Fulham.
Kini, McFarlane menghadapi tantangan besar dengan memimpin skuad senior dalam salah satu laga tersulit musim ini. Di saat yang sama, Chelsea tetap melanjutkan pencarian pelatih kepala baru secara intensif.
Nama Liam Rosenior mencuat sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Maresca. Pelatih Strasbourg itu dinilai menarik perhatian jajaran petinggi Chelsea berkat gaya bermain progresif yang sejalan dengan filosofi klub.


