Eks Kepala BMKG Minta Pemerintah Petakan Perubahan Aliran Sungai sebelum Bangun Huntara

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Pekerja tengah menyelesaikan satu unit huntara di Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara pada Minggu (21/12/2025). (Sumber: BNPB)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta pemerintah memperhatikan perubahan aliran sungai dalam pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban banjir Sumatera. 

Dwikorita mengaku menyambut baik dimulainya pembangunan huntara untuk korban banjir mulai awal tahun ini.

Terlebih lagi, sebagian besar wilayah terdampak masih mengalami musim hujan sehinga pengungsi butuh tempat berteduh.

Tetapi, Dwikorita mengingatkan pentingnya pemetaan ulang aliran sungai di sekitar lokasi huntara.

Pasalnya, usai banjir besar pada akhir November lalu, aliran sungai mengalami perubahan karena sedimentasi dan timbunan material.

Baca Juga: Prabowo Gelar Ratas di Aceh Tamiang, Bahas Huntara untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera

"Tapi mohon juga diperhatikan lingkungan sekitar dari huntara tersebut, mestinya itu kan sudah tahu petanya, ya. Apakah peta tersebut insyallah itu adalah lokasi yang cukup jauh dari sungai," kata Dwikorita dalam program "Sapa Indonesia Pagi" KompasTV, Kamis (1/1/2026).

"Karena sungai yang awal, itu pun sebagian besar sudah tertutup sedimen dan kayu-kayu. Hujan masih turun, sungai masih mengalir, dia akan mencari jalan yang lain," imbuhnya.

Pakar kebencanaan UGM itu menambahkan, pembangunan huntara seharusnya minimal berjarak beberapa ratus meter dari aliran sungai baru.

"Huntara masih bisa di lokasi dekat dengan sungai, tapi ada jaraknya, karena huntara kan sementara. Yang paling penting, yang perlu ideal adalah (lokasi) hunian tetap, karena akan selamanya," katanya.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • huntara
  • pembangunan huntara
  • dwikorita karnawati
  • daerah aliran sungai
  • banjir sumatera
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Tarik Rp 75 T Sisa Anggaran Lebih dari Himbara, Fokus Dorong Ekonomi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Penertiban Parkir Liar, Ras MD: Ini Ujian Ketegasan Wali Kota Makassar
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Liverpool Gagal Menang di Anfield, Tertahan 0-0 oleh Leeds United dalam Laga Pekan ke-19
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Pengacara Jawab Isu Ridwan Kamil-Aura Kasih: Saling Kenal, Pantun, Vespa Hingga Perselingkuhan
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Purbaya Mau Paksa Ekonomi RI 2026 Tumbuh 6% di Tengah Waswas Dampak Global
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.