Pasien Super Flu di RI Didominasi Usia Anak, IDAI Minta Ortu Lebih Waspada

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

KASUS influenza A H3N2 subclade K atau super flu sudah masuk ke Indonesia. Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim B Yanuarso mengimbau orangtua meningkatkan kewaspadaan terhadap super flu terutama saat tingginya kasus penularan penyakit infeksi saluran pernapasan.

"Subclade K bisa menembus kekebalan yang sudah ada sebelumnya," kata Piprim, beberapa waktu lalu.

Berdaasrkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga akhir Desember 2025 ada 62 kasus yang tersebar di delapan provinsi yang mana banyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Piprim menjelaskan bahwa istilah superflu tidak berarti fatal. Tetapi, apabila menyerang kelompok rentan seperti orangtua, orang dengan penyakit komorbid, dan anak-anak gejalanya bisa lebih berat daripada flu musiman.

"Dampaknya bisa jauh lebih serius dibandingkan anak tanpa komorbid," ucap Piprim,

Anak-anak dengan penyakit jantung bawaan, gangguan paru kronis, gangguan metabolik, kelainan saraf, gangguan imunitas, hingga obesitas dan diabetes, disebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami perburukan kondisi bila terinfeksi influenza subclade K.

dr. Piprim menyebut banjir dan bencana alam berpotensi mempercepat penyebaran penyakit menular.

"Kita sedang menghadapi banjir dan banyak bencana di beberapa wilayah. Kita turut prihatin terhadap saudara-saudara kita dan jangan sampai kondisi ini diperberat dengan tambahan kasus influenza," imbuh dr Piprim.

Di pengungsian, pengungsi kerap dihadapkan pada kondisi keterbatasan sanitasi, dan kepadatan pengungsi yang dapat meningkatkan risiko penularan.

Untuk itu, IDAI mengimbau untuk menerapkan  perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk pencegahan. Menurutnya Indonesia dapat belajar dari pandemi covid-19. Sebab, PHBS diyakini dapat mencegah atau meminimalkan risiko penyakit menular.

Adapun penerapannya yakni mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk dan bersin, menjaga jarak saat anak saat kondisi tubuh sedang sehat, dan menggunakan masker.

Gejala Super Flu

Adapun gejala Super Flu disebut mirip dengan flu musiman yakni demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.Apabila gejala memberat, sebaiknya anak dibawa ke fasilitas kesehatan. (H-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gaji PNS Naik Tahun Ini? Berikut Skemanya Sesuai Golongan
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
Bulog Mau Samakan Harga Beras SPHP Rp 11 Ribu dari Sabang-Merauke, Ini Syaratnya
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Menguat Tembus Level 8.700 pada Perdagangan Perdana Tahun 2026, Cek Saham Paling Kinclong!
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Atasi Macet, Ragunan Evaluasi Distribusi Kendaraan di Pintu Masuk
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Video: Ragunan Catat Puncak Kunjungan 1 Januari, 113.398 Wisatawan
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.