Moskow: Rusia menuduh Ukraina membunuh setidaknya 24 orang, termasuk seorang anak, dalam serangan drone terhadap sebuah hotel dan kafe tempat perayaan Tahun Baru berlangsung di wilayah Kherson selatan Ukraina yang dikuasai Rusia.
Vladimir Saldo, gubernur wilayah yang ditunjuk Rusia, pertama kali membuat klaim tersebut dalam sebuah pernyataan di Telegram sebelum Kementerian Luar Negeri Rusia, dan politisi senior kemudian menuduh Ukraina melakukan "serangan teroris". Ukraina tetap menyatakan bahwa mereka tidak menargetkan warga sipil.
Saldo juga mempublikasikan foto-foto yang menurutnya merupakan akibat dari serangan tersebut, yang belum dapat diverifikasi oleh Al Jazeera. Setidaknya satu mayat terlihat dalam gambar di bawah kain putih.
Bangunan itu menunjukkan tanda-tanda bahwa kebakaran hebat telah terjadi, dan ada apa yang tampak seperti noda darah di tanah.
Dalam pernyataannya, Saldo mengatakan tiga drone Ukraina telah menyerang lokasi perayaan Tahun Baru di Khorly, sebuah desa pesisir, dalam apa yang disebutnya sebagai "serangan yang disengaja" terhadap warga sipil. Ia mengatakan banyak orang terbakar hidup-hidup.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, informasi awal menunjukkan bahwa 24 orang tewas, dan 50 orang terluka.
"Tidak diragukan lagi bahwa serangan itu direncanakan sebelumnya, dengan drone sengaja menargetkan area tempat warga sipil berkumpul untuk merayakan Malam Tahun Baru," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat 2 Januari 2026
Pihak Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut serangan itu sebagai "kejahatan perang".
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram bahwa pendukung Ukraina di Barat pada akhirnya yang harus disalahkan.
Para politisi senior, termasuk ketua kedua majelis parlemen Rusia, mengutuk Kyiv.
Kherson adalah salah satu dari empat wilayah di Ukraina yang diklaim Rusia sebagai wilayahnya pada tahun 2022, sebuah langkah yang dikecam Kyiv dan sebagian besar negara Barat sebagai perebutan tanah ilegal.
Seorang juru bicara militer Ukraina mengatakan kepada kantor berita Interfax Rusia pada hari Kamis bahwa mereka hanya menyerang "target militer musuh, fasilitas bahan bakar dan energi dan target sah lainnya".
Militer sebelumnya mengatakan telah menyerang kilang minyak Ilsky Rusia di wilayah Krasnodar semalam, menambahkan bahwa hasil serangan tersebut masih sedang dikonfirmasi.
Dalam sebuah pernyataan di Telegram, militer juga mengatakan telah menyerang fasilitas minyak Almetyevsk di wilayah Tatarstan Rusia.
Fasilitas Almetyevsk berjarak lebih dari 965 km (600 mil) dari bagian terdekat Ukraina, dan bahkan lebih jauh dari wilayah terdekat yang saat ini dikuasai oleh Kyiv. Serangan Rusia terhadap Ukraina Sementara itu, Kyiv menuduh Rusia melakukan serangan skala besar yang menargetkan fasilitas energi.
“Pada Tahun Baru, Rusia sengaja membawa perang. Lebih dari 200 drone serang diluncurkan ke Ukraina pada malam hari,” tulis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Telegram, mengatakan bahwa infrastruktur energi di tujuh wilayah di seluruh Ukraina telah menjadi sasaran.
Zelensky mengatakan bahwa serangan Rusia selama musim liburan menunjukkan bahwa Ukraina tidak mampu menanggung penundaan pasokan pertahanan udara.
“Sekutu (kami) memiliki nama-nama peralatan yang kami butuhkan. Kami berharap bahwa semua yang disepakati dengan Amerika Serikat pada akhir Desember untuk pertahanan kami akan tiba tepat waktu,” katanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Dalam laporan hariannya, angkatan udara mengatakan pasukan pertahanan udara telah menembak jatuh atau menekan 176 dari 205 drone yang menargetkan Ukraina semalam.
Disebutkan 24 serangan drone tercatat di 15 lokasi, dan serangan masih berlangsung.
Wakil Perdana Menteri Ukraina Oleksiy Kuleba juga mengatakan fasilitas kereta api telah diserang di tiga wilayah.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Kamis bahwa serangan mereka telah mengenai target militer, serta infrastruktur energi yang diklaim digunakan untuk mendukung militer Ukraina.


