Klarifikasi Sal Priadi Usai Heboh Fotonya Bareng Sitok Srengenge

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Musisi Sal Priadi mendadak jadi sorotan publik di media sosial setelah sebuah foto dirinya bersama sastrawan Sitok Srengenge beredar luas.

Foto tersebut memicu reaksi keras dari netizen, mengingat jejak Sitok yang pernah terlibat dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang menghebohkan publik pada tahun 2013 silam.

Menanggapi kegaduhan tersebut, pelantun lagu Gala Bunga Matahari itu klarifikasi melalui platform X.

Sal menjelaskan, kehadirannya di lokasi tersebut murni merupakan kunjungan pertemanan. Sal diketahui menjalin hubungan pertemanan baik dengan anak dari Sitok Srengenge, yang bernama Laore Siwi Mentari.

"Saya main ke rumah anaknya, (lalu) masuk rumahnya ada bapak dan ibunya. Ngobrol selayaknya tamu, lalu diajak foto," tulis Sal Priadi lewat X.

Pelantun Dari Planet Lain itu menegaskan, foto tersebut diambil dalam suasana santai sebagai bentuk sopan santun seorang tamu terhadap tuan rumah.

Sadar bahwa foto tersebut melukai perasaan para penyintas kekerasan seksual, Sal Priadi memberikan pernyataan yang sangat tegas.

"Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya clear, saya enggak bela. Kalau ada pihak yang melintir, itu urusan dia sama apa pun yang dia inginkan soal ini," tegas Sal.

Sal menunjukkan keberpihakannya pada keadilan dan menggunakan kata kasar terhadap perbuatan Sitok.

"Menurut saya clear, dia janc*k. Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto, ya, thanks," tutup Sal.

Mengingat Kembali Kasus Sitok Srengenge

Kemarahan publik usai Sal berfoto dengan Sitok Srengenge bukan tanpa alasan. Pada akhir 2013, publik diguncang oleh laporan seorang mahasiswi Universitas Indonesia berinisial RW.

RW melaporkan Sitok ke Polda Metro Jaya atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang berujung pada kehamilan.

Menurut keterangan korban saat itu, Sitok diduga melakukan pemaksaan dan tipu muslihat di sebuah kost-kostan di Pejaten, Jakarta Selatan.

Kasus ini menjadi bola salju yang besar karena melibatkan tokoh sastra yang cukup disegani. Sitok sempat ditetapkan sebagai tersangka pada 2014. Namun, kasus ini seolah "menguap" tanpa putusan yang memberikan rasa keadilan bagi korban.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Difteri Masih Mengintai, Jangan Sepelekan Gejala Awal yang Sering Dianggap Flu Biasa
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tarif Tol Ruas Ngawi–Kertosono Naik 4 Persen, Berlaku Mulai 5 Januari 2026 
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Seskab Teddy Ungkap 1.000 Hunian Terbangun Pascabencana Sumatera
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
RKAB 2026 Belum Terbit, Vale (INCO) Hentikan Sementara Operasional Tambang
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pertamina Hulu Energi Akhiri 2025 dengan Temuan Migas Baru di Wilayah Kerja Mahakam
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.