Jakarta, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Aceh yang terdampak banjir dan longsor mulai menunjukkan perbaikan. Kondisi tersebut seiring dengan proses pemulihan infrastruktur yang terus dilakukan pemerintah bersama pihak terkait.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari menyampaikan, pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat sudah mulai terlihat di sejumlah daerah terdampak, salah satunya di Aceh Tamiang.
- ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
"Pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat itu terus berjalan. Pagi ini, kita mendapatkan visual dari pasar di Aceh Tamiang, meskipun proses pembersihan masih berjalan, tetapi bersamaan dengan itu, di beberapa sisi yang sudah bersih seperti kita lihat produk ekonomi sudah mulai berputar, masyarakat sudah melakukan aktivitas jual beli," kata Abdul Muhari dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Menurut Abdul, kondisi serupa juga terjadi di wilayah lain yang terdampak cukup luas akibat bencana, seperti Pidie Jaya dan Meureudu. Di daerah-daerah tersebut, roda perekonomian masyarakat secara bertahap kembali bergerak.
"Ini bisa mendorong sektor ekonomi mulai berputar, sehingga komponen-komponen supply chain dari barang-barang yang dijual di pasar tradisional ini juga sudah mulai masuk dan dibeli. Kita harapkan ini juga bisa kemudian menjadi akselerator dan katalis dari proses pemulihan secara umum yang lebih cepat," ujar dia.
Selain pemulihan aktivitas ekonomi, BNPB juga memastikan distribusi bantuan logistik terus didorong untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak agar dapat kembali beraktivitas secara normal. Bantuan tersebut tidak hanya difokuskan di Aceh, tetapi juga menjangkau wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
"Hari ini di Aceh total 19,6 ton, Sumatera Utara 30,2 ton, dan Sumatera Barat hari ini masih kita himpun lagi karena berjalan dengan waktu distribusi logistik yang sudah kita salurkan, termasuk bufferstock kita juga sudah tersalurkan, nah ini kita lagi menghimpun kembali dukungan masyarakat dan pemerintah agar kebutuhan-kebutuhan mereka bisa terus kita penuhi," tuturnya. (Sumber ANTARA)



