Penyebab Kematian Sekeluarga di Jakut Belum Terungkap, Polisi Masih Dalami Bukti dan Saksi

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian tiga orang yang tewas di sebuah rumah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Selain itu, satu orang lainnya dalam kondisi kritis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, ketiga jasad ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan ruam merah pada tubuhnya.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan melibatkan pemeriksaan forensik.

Baca juga: Diduga Keracunan, 3 Jenazah Sekeluarga di Jakut Mulutnya Berbusa

“Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kita sampaikan saat ini karena proses analisis dan pemeriksaan masih berlangsung,” kata Onkoseno di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026) malam.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Jakarta, sekeluarga keracunan di warakas, jasad di warakas, sekeluarga tewas di warakas&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8yMTM0NTc1MS9wZW55ZWJhYi1rZW1hdGlhbi1zZWtlbHVhcmdhLWRpLWpha3V0LWJlbHVtLXRlcnVuZ2thcC1wb2xpc2ktbWFzaWgtZGFsYW1p&q=Penyebab Kematian Sekeluarga di Jakut Belum Terungkap, Polisi Masih Dalami Bukti dan Saksi§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Terkait dugaan keracunan, Seno belum dapat memastikan hal tersebut.

"Ya, ini masih dalam proses pemeriksaan. Belum bisa kita simpulkan," tambah dia.

Ketiga korban masing-masing berinisial S (50), AA (27), dan AA (13). Mereka ditemukan di dalam rumah kontrakan tempat tinggalnya.

Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang untuk kepentingan penyelidikan.

Barang-barang yang diamankan antara lain botol, seprei, serta pakaian korban.

“Beberapa barang kita amankan untuk dilakukan penelitian bersama Puslabfor,” ujar Onkoseno.

Baca juga: 3 Korban Tewas Diduga Keracunan di Warakas Satu Keluarga, Terdiri dari Ibu dan 2 Anak

Polisi tengah memeriksa empat orang saksi yang merupakan tetangga korban.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Sementara dua orang lain yang masih satu keluarga dengan korban turut dimintai keterangan.

"Jadi ada saksi juga yang dari bagian dari keluarga, status mereka adalah putra dari salah satu korban juga, ya. Itu juga sedang kita lakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mangrove Pesisir Tanjab Barat Kritis, Terancam Picu Banjir Rob
• 27 menit lalutvrinews.com
thumb
Menkes: Peserta CKG pada 2025 Tembus 70 Juta Orang
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Menguat Tembus Level 8.700 pada Perdagangan Perdana Tahun 2026, Cek Saham Paling Kinclong!
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Eks Dewas Sebut KPK Terlambat Laporkan SP3 Kasus Tambang Nikel Konawe Utara
• 2 jam lalukompas.com
thumb
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat
• 7 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.