Jakarta (ANTARA) - Sejumlah wilayah di Jakarta Barat tergenang banjir akibat hujan yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Jumat sore.
Sejumlah wilayah itu seperti depan Puri Indah Mall Kecamatan Kembangan dan depan Halte Taman Kota Kecamatan Cengkareng, area Patra Kecamatan Kebon Jeruk, lalu Jalan Haji Muhajar Kecamatan Kebon Jeruk.
Dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar, banjir menggenang hingga setinggi bumper kendaraan roda empat.
Khusus di depan Puri Indah Mall, saluran air nampak tak dapat menampung genangan, sehingga banjir meluap hingga ke atas trotoar.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat (Jakbar) menggencarkan pengerukan sedimen lumpur di saluran air di wilayah setempat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir.
Baca juga: Sejumlah turap kali bocor, Jakbar gencarkan penambalan
"Mitigasinya, pertama, kita pastikan di semua saluran, sedimentasi ini tidak mengendap. Jadi, tidak ada sedimen yang menghambat aliran air sehingga aliran air dari hulu sampai ke hilir lancar," kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah di Jakarta, Selasa (23/12).
Iin mengatakan, cuaca ekstrem di Jakarta diprediksi bisa terjadi hingga Januari 2025. "Kita ketahui bahwa BMKG merilis bahwa memang cuaca ini tidak terprediksi sampai dengan Januari. Jadi, kita harus siap siaga," ujar Iin.
Menurut dia, pengerukan sedimen saluran air di Jakarta Barat penting dilakukan karena terdapat 13 kali besar, seperti Kali Ciliwung.
"Jakarta Barat berbatasan dengan daerah lain, dari Tangerang masuk lewat kita, kemudian dari Ciliwung juga masuk ke kita lewat Kali BKB (Banjir Kanal Barat)," kata dia.
Baca juga: Kurangi genangan, Jakbar normalisasi 13 saluran per bulan
Sejumlah wilayah itu seperti depan Puri Indah Mall Kecamatan Kembangan dan depan Halte Taman Kota Kecamatan Cengkareng, area Patra Kecamatan Kebon Jeruk, lalu Jalan Haji Muhajar Kecamatan Kebon Jeruk.
Dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar, banjir menggenang hingga setinggi bumper kendaraan roda empat.
Khusus di depan Puri Indah Mall, saluran air nampak tak dapat menampung genangan, sehingga banjir meluap hingga ke atas trotoar.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat (Jakbar) menggencarkan pengerukan sedimen lumpur di saluran air di wilayah setempat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir.
Baca juga: Sejumlah turap kali bocor, Jakbar gencarkan penambalan
"Mitigasinya, pertama, kita pastikan di semua saluran, sedimentasi ini tidak mengendap. Jadi, tidak ada sedimen yang menghambat aliran air sehingga aliran air dari hulu sampai ke hilir lancar," kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah di Jakarta, Selasa (23/12).
Iin mengatakan, cuaca ekstrem di Jakarta diprediksi bisa terjadi hingga Januari 2025. "Kita ketahui bahwa BMKG merilis bahwa memang cuaca ini tidak terprediksi sampai dengan Januari. Jadi, kita harus siap siaga," ujar Iin.
Menurut dia, pengerukan sedimen saluran air di Jakarta Barat penting dilakukan karena terdapat 13 kali besar, seperti Kali Ciliwung.
"Jakarta Barat berbatasan dengan daerah lain, dari Tangerang masuk lewat kita, kemudian dari Ciliwung juga masuk ke kita lewat Kali BKB (Banjir Kanal Barat)," kata dia.
Baca juga: Kurangi genangan, Jakbar normalisasi 13 saluran per bulan




