Soal Teror ke Konten Kreator, Legislator PDIP: Bukti Kemunduran Peradaban Politik

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira bersuara keras menyikapi fenomena konten kreator kritis terkena teror orang tidak dikenal.

"Ini membuktikan terjadi kemunduran dalam peradaban politik kita," kata legislator fraksi PDI Perjuangan itu melalui layanan pesan, Jumat (2/12).

BACA JUGA: Para Influencer Kena Teror, PDIP Minta Polisi Usut Pelaku dan Dalang

Andreas menyebutkan teror terhadap konten kreator yang bersuara kritis tentu bertujuan pembungkaman.

Dia pun menuntut kepolisian bisa mengusut dalang dan pelaku teror terhadap konten kreator secara transparan.

BACA JUGA: Pola Penyebaran Terorisme Bergeser lewat Ruang Digital, BNPT: Menyasar Anak

"Negara melalui para aparat keamanan harus hadir untuk melindungi, mengusut, dan menemukan siapa pelaku teror tersebut," ujar Andreas.

Legislator Dapil I Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menuturkan polisi dengan alat yang canggih, seharusnya mudah mengusut teror terhadap konten kreator. 

BACA JUGA: Terungkap Motif Tersangka H Teror Bom Sekolah di Depok

"Seharusnya tidak sulit untuk mengusut dan membekuk para pelaku teror," kata Andreas.

Alumnus Universitas Parahyangan itu menganggap penting pengusutan dilakukan agar tidak muncul prasangka antarmasyarakat.

"Ini penting dilakukan, karena kalau tidak diusut dan ditemukan bisa terjadi adu domba, masyarakat justru akan menuduh justru aparat yang berada dibelakang teror-teror tersebut," katanya.

Sebelumnya, sejumlah influencer di media sosial menerima teror setelah bersuara keras terhadap penanganan bencana.

Misalnya, seorang influencer di Instagram dengan akun Dj Donny menerima ancaman, karena kediaman pegiat media sosial itu dikirim ayam mati.

Pengirim bahkan menuliskan ancaman menggunakan karton yang intinya meminta Dj Donny tak bersuara kritis.

Selain Dj Donny, pemilik akun Sherlyannavita juga menerima teror orang tak dikenal yang mengirim surat ancaman dan mencoret kendaraan pribadi.

Kemudian, pemilik akun Verdian_Aurellio juga bernasib sama setelah beberapa akun anonim mengirim pesan bernada teror. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Inilah Motif Pelaku Teror Bom di 10 Sekolah Depok, Ada Unsur Cinta Ditolak


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
• 14 jam lalusuara.com
thumb
Fokuskan Titik Koordinasi Bantuan, Pertamina Patra Niaga Buka Posko Kesehatan di Pidie Jaya
• 28 detik laluviva.co.id
thumb
Aturan Masuk Kerja di Hari Libur Nasional, Pengusaha Wajib Bayar Upah Lembur
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
BTS Umumkan Comeback dengan Album Baru di 2026, Siap Tur Dunia
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Promo Awal Tahun, MNC Sekuritas Ajak Investor Baru Raih Cashback untuk Transaksi hingga Rp1 Miliar
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.