Insentif dengan Tiongkok: Mobil Murah Dapat lebih Kecil

mediaindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

PEMERINTAH Tiongkok telah mengubah program subsidi kendaraan baru untuk 2026. Kebijakan tersebut, mengganti skema insentif tetap, menjadi persentase harga baru, dan tetap memasang batas maksimum nilai subsidi yang bisa diterima pembeli.

Dikutip dari Carnewschina, dalam struktur baru ini, konsumen yang membuang atau memusnahkan kendaraan lama untuk membeli mobil baru akan menerima subsidi sebesar persentase dari Harga mobil baru yang dibelinya.

Contoh, jika membeli kendaraan energi baru (NEV), konsumen bisa memperoleh subsidi sebesar 12% dari harga mobil, dengan batas maksimal 20.000 yuan (sekitar Rp47,7 juta).

Sementara itu, pembelian mobil dengan mesin bensin 2.0 liter atau lebih kecil bisa mendapatkan subsidi 10% hingga maksimal 15.000 yuan sekitar Rp 35,7 juta. Bagi yang melakukan tukar tambah mobil bekas, subsidi untuk NEV adalah 8% hingga maksimal 15.000 yuan, dan 6% hingga maksimal 13.000 yuan sekitar Rp31 juta untuk mobil bensin kecil.

Selain itu, program subsidi ini menetapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi agar konsumen berhak menerima insentif. Kendaraan yang ingin dibuang atau ditukar harus terdaftar atas nama pembeli sebelum 8 Januari 2025, serta sejumlah persyaratan lain terkait pendaftaran dan faktur penjualan mobil baru yang biasanya harus berada dalam provinsi yang sama. (H-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Keracunan di Warakas 3 Meninggal, Polisi Sita Makanan dan Minuman
• 22 jam lalugenpi.co
thumb
Sekeluarga di Jakut Tewas dengan Mulut Berbusa, Kriminolog Duga Keracunan Sianida
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Pulang Liburan dari Luar Negeri, Jangan Lupa Isi Aplikasi All Indonesia
• 1 jam laludetik.com
thumb
Dedi Mulyadi Beri Klarifikasi Terkait Pajak Kendaraan Jawa Barat 2026, Apakah Akan Naik?
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Ditemukan di Mobil Box, Pria di Tapos Depok Tewas Diduga Dianiaya
• 50 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.