Jakarta, IDN Times - Presiden Venezuela Nicolás Maduro ditangkap pada Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat. Maduro dan istrinya ditangkap anggota Delta Force, unit misi khusus terbaik militer Amerika Serikat (AS), klaim pejabat AS kepada CBS News.
Unit elite Angkatan Darat Delta Force juga bertanggung jawab atas misi pada 2019, yang menewaskan mantan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.
Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino López, juga mengumumkan pengerahan pasukan militer di seluruh negeri dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial.
Menteri Pertahanan menyerukan front perlawanan yang bersatu dalam menghadapi agresi terburuk yang pernah terjadi terhadap Venezuela. Dia mengatakan semua angkatan bersenjata akan dikerahkan mengikuti perintah Maduro, tetapi tidak menyebutkan penangkapan Maduro yang dilaporkan.
"Mereka telah menyerang kita tetapi mereka tidak akan menundukkan kita," katanya.
Ia menyerukan ketenangan dan persatuan, serta memperingatkan terhadap anarki dan kekacauan. “Jangan sampai kita terjerumus ke dalam kepanikan yang ingin ditimbulkan musuh,” tegasnya.
Menteri Pertahanan juga mengatakan pemerintah telah mendeklarasikan keadaan darurat untuk Venezuela.




