Kemensos siapkan banyak bantuan bagi korban banjir di Banjar-Kalsel

antaranews.com
2 hari lalu
Cover Berita
Banjar, Kalsel (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama pemerintah daerah menyiapkan berbagai macam bantuan bagi ribuan korban banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Semua korban banjir harus mendapatkan bantuan, jangan sampai ada korban yang tidak mendapatkan bantuan,” kata Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf saat meninjau posko pengungsian korban banjir di Posko Puskesmas Sungai Tabuk, Banjar, Minggu.

Ia menyampaikan berbagai bantuan yang akan diberikan kepada para korban banjir disesuaikan dengan kondisi kerusakan rumah.

Baca juga: Pemkab Banjar masak 16.000 porsi makan per hari bagi korban banjir

“Nanti direhabilitasi dan rekonstruksi. Yang paling rusak berat tentu lebih banyak mendapatkan bantuan ya,“ tutur Mensos.

Dia menyebutkan beberapa bantuan itu, yakni Rp15 juta bagi korban meninggal dunia yang diterima ahli waris, yang mengalami luka berat mendapatkan bantuan Rp5 juta dalam bentuk tali asih.

Mensos Saifullah mengatakan setelah masa darurat selesai, korban yang mengalami kerusakan rumah akan mendapatkan bantuan hunian sementara, hunian tetap, bantuan alat-alat dapur dan perabotan rumah tangga senilai Rp3 juta per kepala keluarga (KK).

Namun, kata dia, bantuan itu diberikan setelah melalui proses asesmen dan pendataan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerah.

Setelah korban memasuki hunian sementara atau perbaikan rumah tetap, Kemensos akan menyalurkan bantuan perabotan rumah dalam bentuk uang tunai.

Kemudian, Kemensos menyalurkan bantuan kebutuhan hidup berupa lauk pauk dalam bentuk uang tunai senilai Rp450 ribu per orang yang diberikan selama tiga bulan berturut-turut.

“Misal, satu kepala keluarga (KK) ada empat orang, Rp450 ribu ini dikalikan empat orang (menjadi Rp1,8 juta),” ungkapnya.

Dia menjelaskan bantuan lauk pauk ini untuk mendukung korban terdampak bisa bertahan selama masa pemulihan setelah kondisi darurat, sekaligus untuk melengkapi bantuan bentuk perabotan yang diberikan sebelum bantuan lauk pauk.

Baca juga: Mensos beri dukungan psikososial bagi korban banjir di Banjar-Kalsel

Baca juga: Pemkab Banjar bagikan ribuan nasi bungkus untuk warga terdampak banjir

Tidak hanya itu, setelah proses asesmen lanjutan selesai, Kemensos akan memberikan dukungan pemberdayaan keluarga dalam rangka pemulihan ekonomi senilai Rp5 juta per KK.

“Bantuan ini dikasih setelah pindah ke hunian sementara atau hunian tetap. Jenis-jenis bantuan itu sesuai kondisi kerusakan rumah korban ya, nanti disesuaikan setelah proses asesmen dan pendataan,” ujar Mensos Saifullah.

Selama masa darurat, Kemensos memastikan bantuan logistik, seperti makanan, pakaian, sembako, dan kebutuhan lainnya akan terus disalurkan bagi para korban banjir melalui sinergi para pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menaker Tegaskan K3 Dukung Terciptanya Lingkungan Kerja Produktif
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Suasana Perbatasan Kolombia-Venezuela Pascapenangkapan Maduro
• 6 jam laludetik.com
thumb
Anrez Adelio Diduga Paksa Korban Hubungan Badan Pakai Ancaman Video
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Taman Gapura Muka Cakung Dibuka, Warga Minta WiFi dan Toilet
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Bentuk Satgas Penindakan Premanisme, Walikota Eri Minta Warga Tak Takut Melapor
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.