JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menceritakan detik-detik penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Saat itu, kata dia, Maduro mencoba pergi ke ruangan aman berlapis baja. Namun, pelarian Maduro itu gagal.
BACA JUGA:Jadwal Seleksi Pendaftaran UI 2026/2027 Semua Jalur Kapan Dibuka? Cek Prediksi Tanggalnya di Sini
BACA JUGA:TNI AL Beberkan Kronologi Penganiayaan Dua Warga di Depok oleh Serda M
"Dia berusaha untuk pergi ke tempat yang aman,” kata Trump dalam pernyataannya dikutip dari White House, Minggu, 4 Januari 2026.
Menurut Trump, ruang aman yang dituju Maduro merupakan ruangan dengan pintu baja tebal yang dirancang untuk menahan serangan.
Meski demikian, Trump menegaskan pintu tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya aman.
“Tempat aman itu terbuat dari baja, tetapi dia tidak bisa sampai ke pintu karena orang-orang kami sangat cepat,” ujarnya.
BACA JUGA:Viral Avanza Lawan Arah di Tol Bandara Soetta, Polisi Selidiki!
BACA JUGA:Pakar Psikologi Forensik Soroti Motif Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS
Trump mengklaim pasukan AS berhasil menembus pertahanan yang disebutnya sangat kuat dalam waktu singkat. Ia juga mengakui bahwa operasi tersebut diwarnai perlawanan bersenjata.
“Mereka menembus pertahanan lawan dengan sangat cepat, dan pertahanan yang ada sangat kuat. Ada banyak sekali penentangan. Terjadi banyak tembakan,” kata Trump.
Trump menambahkan, meskipun Maduro sempat mencapai pintu ruang aman, ia tidak berhasil menutupnya tepat waktu.
“Dia berhasil sampai ke pintu, tetapi dia tidak mampu menutupnya,” ungkap Trump.
Trump juga menyebut bahwa pintu baja tersebut sebenarnya dapat dihancurkan dalam waktu singkat oleh pasukan AS.
- 1
- 2
- »


