Grid.ID- Manajer Farel Prayoga dituding eksploitasi artisnya. Muhammad Rais siap lapor ke KPAI soal dugaan pemalsuan dokumen.
Polemik antara orang tua penyanyi Farel Prayoga dengan manajernya, yaitu Muhammad Rais masih berlanjut. Belum lama ini ayah Farel, yaitu Joko, membantah keras tudingan Rais yang menyebut dia menghabiskan uang hasil kerja sang anak hingga Rp 10 miliar.
Dalam unggahan di akun TikTok @fareluniverse, Joko menantang pihak manajemen untuk membuktikan klaim tersebut secara terbuka. Dia juga meminta agar tuduhan itu tidak disampaikan tanpa bukti yang jelas.
“Buktikan dahulu dari akar masalah yang dimulai dari perkataanmu bahwa penghasilan anak saya Rp 10 miliar. Kalau dibilang miliaran memang ada, tapi sampai Rp 10 miliar itu jauh sekali nominalnya,” ujar Joko, dilansir dari Banjarmasinpost.co.id.
“Jangan keburukan saya saja yang kamu spill, lalu permasalahan ini kamu lupakan. Buktikan juga yang Rp 10 miliar itu. Kalau tidak bisa dibuktikan, berarti omongan kamu bohong,” tambahnya.
Manajer Farel kemudian memberikan tanggapan dengan menantang balik Joko. Muhammad Rais menantang balik apakah ayah Farel itu berani menunjukkan bukti rekening bank selama Farel Prayoga belum memiliki manajer.
"Kalau mereka mau buktikan ya buktikan, print lah rekeningnya dia, print lah rekening ibunya sebelum Farel punya rekening," kata Rais.
Dia yakin bahwa jika bukti rekening itu dicetak, maka akan terbuka ke mana hilangnya uang hasil jerih payah Farel Prayoga selama ini. Sejak pertama viral, Farel sudah mendapat bayaran besar, namun uang itu habis lantaran tata kelola yang kurang baik.
"Masa iya Farel kan waktu awal-awal viral itu Rp75.000.000 sampai Rp100.000.000 sekali manggung. Belum lagi dapat iklan yang ratusan juta. Ya iyalah miliaran," jelasnya.
Dalam perseteruan ini, manajemen Farel juga berencana meminta perlindungan kepada Komisi Perlindungan Anak (KPAI) untuk melindungi hak-hak penyanyi itu yang merasa tertekan dengan situasi keluarganya. Rais kemudian menyinggung soal dugaan pemalsuan dokumen negara terkait akta kelahiran Farel Prayoga.
"Sebenarnya mereka itu nanti akan kena (masalah hukum). Karena kenapa? Mereka memalsukan dokumen negara," ujar Rais.
Muhammad Rais menjelaskan adanya ketidaksesuaian antara fakta biologis dan dokumen administrasi Farel. Dia merujuk pada pernyataan ibu tiri Farel sebelumnya yang menyebut status Farel.
"Akte lahir Farel kan bukan nama ibu kandungnya. Sementara bukti Ibu Siti, ibu tiri dia, menjelaskan bahwa Farel anak di luar nikah. Berarti tidak terdaftar secara hukum negara," jelanya.
Menurut Rais, secara hukum dan agama, nasab anak seharusnya mengikut ke ibu kandung jika pernikahan tidak tercatat resmi. Hal ini yang akan menjadi salah satu poin aduan ke KPAI.
Sementara itu, soal manajer Farel Prayoga dituding eksploitasi artinya, Rais memberikan bantahan. Sebaliknya, dia mengklaim bahwa pihaknya yang paling peduli terhadap pendidikan Farel, di saat pihak keluarga dinilai abai.
"Saya ini orang yang mengurus semua pendidikan Farel. Kalau saya tidak urus, Farel itu sudah telantar sekolahnya. Bagi mereka (keluarga), sekolah itu tidak penting," kata Rais.
Melansir dari Kompas.com, Rais memastikan saat ini Farel Prayoga dalam kondisi baik dan hidup berkecukupan di Jakarta. Farel disebut tinggal di apartemen milik manajernya dan mendapatkan fasilitas penuh.
"Di sini tempat tinggal rumah saya, apartemen saya, mobil saya. Semua fasilitas dari saya di sini," tegasnya. (*)
Artikel Asli


