Operasi pencarian terhadap pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Jawa Tengah yang hilang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), diperpanjang dua hari.
Sebelumnya, pencarian tujuh hari yang belum membuahkan hasil dihentikan pada Senin (5/2). Namun hari ini, pencarian kembali dilakukan pada Selasa (6/1).
"Pencarian diperpanjang dua hari," ujar Kepala BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin, Selasa (6/1).
Ia mengatakan, lebih dari 70 relawan diterjunkan dalam pencarian Syafiq. Selain itu area pencarian juga diperluas ke sejumlah jalur pendakian.
Gunung Slamet sendiri terletak di lima kabupaten, yakni Tegal, Pemalang, Brebes, Purbalingga, dan Banyumas.
"Tentunya akan diperluas area pencariannya," kata Agus.
Syafiq mendaki Gunung Slamet bersama seorang temannya bernama Himawan Haidar Bahran pada Sabtu 27 Desember 2025 melalui Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Keduanya berencana melakukan pendakian tektok atau tidak bermalam dan berencana turun pada Minggu 28 Januari 2025. Namun di tengah jalan, Himawan mengalami cedera kaki, dan Syafiq turun untuk mencari pertolongan.
Lantaran tidak kunjung kembali, pada Minggu (28/1) malam, tim relawan gabungan akhirnya melakukan pencarian terhadap kedua pendaki itu.
Himawan akhirnya berhasil ditemukan di Pos 9 dan evakuasi ke basecamp pada Selasa (30/12) dalam kondisi lemas. Sedangkan Syafiq hilang.



