Grid.ID - Awal tahun 2026 menjadi masa duka mendalam bagi penyanyi dangdut senior Mansyur S. Ia harus merelakan kepergian sang istri tercinta, Rosidah, yang menghembuskan napas terakhir pada Senin, 5 Januari 2026.
Kepergian Rosidah meninggalkan luka mendalam bagi Mansyur S yang telah mendampingi sang istri selama bertahun-tahun. Sosok Rosidah dikenal sebagai pendamping setia yang selalu hadir dalam setiap fase kehidupan Mansyur S.
Sebagai seorang suami, Mansyur S mengenang sang istri dengan penuh haru dan doa. Ia berharap amal ibadah Rosidah semasa hidup dapat mengantarkannya ke tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Saya kira sebagai suami yang merasakan liku-liku kehidupan ini, mudah-mudahan istri tercinta almarhumah Hajjah Rosidah akan dapat tempat yang layak di sisi Allah,” ungkap Mansyur S. Ucapan tersebut mencerminkan ketulusan dan rasa cinta mendalam yang masih ia rasakan.
Mansyur S juga menggambarkan Rosidah sebagai sosok perempuan yang baik hati dan penuh perhatian. Ia mengaku merasa sangat bersyukur pernah memiliki istri seperti Rosidah dalam hidupnya.
“Dia orang baik, orang yang perhatian, orang yang banyak bersedekah. Itulah yang saya katakan bahwa saya sudah dapat segala-galanya dari seorang istri yang sekarang ya... meninggalkan saya selama-lamanya,” tuturnya lirih.
Kenangan terakhir bersama Rosidah menjadi momen yang tak akan pernah dilupakan oleh Mansyur S. Ia menceritakan rutinitas hariannya yang selalu diisi dengan olahraga ringan.
“Ada satu kesan lagi yang saya tidak lupakan hari ini pada saat sebelum menjelang ajal. Saya tiap hari olahraga 40 menit pasti. Jadi setiap saya habis jalan saya samperi dia, saya cium keningnya,” kata Mansyur S.
“Saya olahraga, ponakan saya yang kasih makan bilang makanan yang terakhir ini hampir nggak bisa masuk. Akhirnya saya berhenti olahraga, saya ambil air buat dia, saya kasih dia, kasih dia senyum masih ada,” lanjutnya.
Momen paling memilukan terjadi sesaat sebelum Rosidah mengembuskan napas terakhir. Mansyur S berada tepat di samping sang istri ketika ajal menjemput.
“Tahu-tahu rupanya begitu saya pegang, saya deketin keningnya, tahu-tahu langsung ya jatuh di pelukan saya gitu,” kenangnya dengan suara bergetar.
Perpisahan itu menjadi kenangan yang akan terus ada dalam ingatan Mansyur S. Ia merasa kehilangan sosok istri, sahabat, sekaligus pendamping hidup yang sangat berarti.
Dengan penuh ketulusan, Mansyur S pun mengantarkan kepergian Rosidah dengan doa terbaik. Ia berharap sang istri mendapatkan ketenangan abadi di alam sana.
“Selamat jalan istriku, mudah-mudahan Allah akan memberikan lapangkan kubur kamu, ampuni dosa kamu, Allah jaga kebaikan kamu dan Khusnul Khatimah dan menjadikan penghuni Jannah,” pungkas Mansyur S penuh haru. (*)
Artikel Asli


