Katy Perry Pernah Depresi, Rutin Pijat Ternyata Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

genpi.co
1 hari lalu
Cover Berita

GenPI.co - Karier dan kehidupan pribadi membawa tantangan tersendiri bagi bintang pop Katy Perry.

Perry pernah depresi setelah bercerai dengan Russell Brand dan saat mengerjakan album "Witness".

Dilansir Your Tango, rutin melakukan pijat bisa membantu menjaga kesehatan mental. Apa saja manfaatnya?

1. Meredakan depresi dan kecemasan

Depresi dan kecemasan bisa memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Sekitar 67 persen warga Kanada pernah mengalami kondisi ini.

Penelitian menunjukkan bahwa terapi pijat bisa membantu mengurangi gejala depresi.

Sebuah tinjauan di Taiwan terhadap 17 studi menemukan bahwa pijat efektif mengurangi gejala depresi.

Penelitian di Jepang juga menunjukkan bahwa pijat bisa mengaktifkan sistem saraf simpatik yang membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan suasana hati.

2. Mengurangi kecemasan dan stres

Terapi pijat bekerja dengan mengaktifkan neurotransmiter dalam tubuh, sehingga menurunkan hormon stres dan mengurangi rasa cemas.

Beberapa penelitian menemukan peningkatan kadar dopamin dan serotonin hingga 30 persen pada orang yang menjalani terapi pijat secara rutin.

Jika kamu sedang menghadapi kecemasan atau stres, meluangkan waktu untuk pijat bisa membantu menenangkan pikiran dan tubuh.

3. Membantu mengatasi emosi terkait penyakit

Penderita penyakit kronis sering merasa tidak berdaya yang bisa menimbulkan kecemasan, stres, dan kemarahan.

Terapi pijat terbukti bisa meringankan gejala emosional ini.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menerima pijat memiliki tingkat stres, kecemasan, dan kemarahan lebih rendah.

Mereka juga menunjukkan penurunan neurotransmiter yang terkait dengan depresi.

4. Membantu mengatasi gejala PTSD

Veteran atau individu dengan PTSD sering mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan kehidupan sehari-hari.

Terapi pijat bisa menjadi bagian dari program komprehensif yang membantu rileks, tidur lebih nyenyak, dan mengurangi ketegangan fisik serta emosional.

Studi menunjukkan bahwa pijat membantu mengurangi rasa sakit, iritabilitas, kekhawatiran, dan kecemasan pada penderita PTSD. (*)

Simak video pilihan redaksi berikut ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNPB: Pencarian Korban Bencana Sumatera Tetap Berlanjut hingga 8 Januari 2026
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Ono Surono Sambut Baik Penghentian Penanaman Sawit di Jabar
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Praktisi Hukum Tepis Dugaan Pernikahan Siri Inara-Insan Bisa Gugurkan Laporan Mawa, Berikan Fakta yang Sebenarnya
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Mensesneg: 11 Unit Jembatan Selesai, 50 Jembatan Gantung Lagi Segera Diselesaikan Awal 2026
• 12 jam laludisway.id
thumb
Harga Minyak Jatuh, Pasar Cermati Pasokan dan Isu Venezuela
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.