Temuan Diduga Emas di Lumpur Pasca Banjir Aceh, Eko Widodo: Pantas Saja Swasta Berminat…

fajar.co.id
2 hari lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Temuan material diduga emas pascabencana banjir dan longsor di Aceh menyeruak. Itu dianggap jadi alasan pihak swasta ingin membeli material lumpur pascabencana di Sumatera, khususnya di wilayah Aceh.

Pegiat Media Sosial, Eko Widodo menilai swasta tertarik karena alasan itu.

“Pantas saja swasta berminat dengan lumpur Aceh ternyata mengandung emas,” kata Eko dikutip dari unggahannya di X, Senin (5/1/2026).

“Saking kayanya Aceh lumpur pun jadi rebutan!” tambahnya.

Di media sosial, berbagai video menunjukkan lumpur tersebut terlihat kandungan material berwarna serupa emas. Namun belum terkonfirmasi apakah betul mengandung emas asli.

Salah satunya video viral yang diunggah TikTok @pujamuliana19. Terlihat sekumpulan warga berkumpul mencari butiran emas. Mereka didominasi perempuan.

Ada warga yang menggunakan cangkul, ada pula hanya mengandalkan tangan mengais-ngais butiran kerikil kecil. Mereka bahu membahu menggali dan mengais-ngais.

Di video itu, bahkan seorang warga menunjukkan butiran yang diduga emas. Warnanya kuning dan tampak kontras dengan kerikil lainnya.

Kabarnya, butiran diduga emas itu baru ada setelah banjir bandang yang melanda Aceh beberapa waktu lalu. Setelah banjir surut, barulah warga menemukannya.

Sementara itu, kabar swasta berminat untuk membeli material lumpur itu diungkapkan Presiden Prabowo Subianto.

Informasi tersebut ia peroleh dari laporan para kepala daerah terkait potensi pemanfaatan lumpur hasil pembersihan permukiman dan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan.

Menurut Prabowo, ketertarikan pihak swasta terhadap lumpur pascabencana membuka peluang baru bagi pemerintah daerah. Ia mempersilakan apabila material tersebut hendak dijual dan dimanfaatkan secara ekonomis, selama tetap mendukung upaya pemulihan wilayah terdampak.

“Gubernur melaporkan ke saya ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa manfaatkan lumpurnya di mana-mana, jadi tidak hanya di sungai, tapi yang di sawah dan sebagainya. Silakan, ini saya kira bagus sekali. Jadi tolong ini didalami dan kita laksanakan, ya,” kata Prabowo saat meninjau lokasi terdampak bencana di Aceh Tamian, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).

Prabowo menilai, pemanfaatan lumpur tersebut dapat memberikan manfaat ganda. Selain mempercepat proses normalisasi sungai pascabencana, langkah ini juga berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.

“Nanti juga bermanfaat itu kalau bisa lumpurnya kalau ada swasta mau beli, ya monggo silakan, langsung dinikmati oleh daerah-daerah, ya kan? Benar, enggak? Gubernur, Bupati ada semangat sedikit, ya, kalau tahu begitu,” ucap Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menyetujui usulan normalisasi sungai pascabencana yang dilakukan mulai dari muara melalui jalur laut. Ia menilai, pendekatan tersebut perlu dipercepat agar risiko banjir berulang dapat diminimalkan.

Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait untuk bekerja maksimal dalam menangani dampak bencana. Menurutnya, sinergi dan pemanfaatan seluruh sumber daya menjadi kunci percepatan pemulihan.

“Pokoknya kita kerahkan semua upaya kita, ya, jadi jangan salah,” pungkasnya. (Arya/Fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pra-Penjuaan New Xiaomi SU7 Resmi Dimulai dengan Harga Rp551 Jutaan, Intip Kelebihannya
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Ribuan Barang Ketinggalan di LRT Jabodebek Sepanjang 2025, Nilainya Hampir Rp800 Juta
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Doraemon Pensiun dari TV Nasional Usai 35 Tahun
• 16 jam laluinsertlive.com
thumb
Pembangunan Shortcut Singaraja–Mengwitani Dilanjutkan, 2026 Ditarget Tuntas 2 Titik
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Bolehkah AS Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro?
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.