Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa persatuan nasional tidak harus diwujudkan dengan bergabungnya seluruh kekuatan politik masuk ke dalam pemerintahan.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada acara Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1).
"Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama. Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dijalankan tanpa mempertimbangkan peta kemenangan politik.
"Saudara-saudara, apakah MBG enggak sampai Sumatera Barat karena aku kalah di Sumatera Barat berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Enggak ada itu. Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia," katanya.
Prabowo menyebut perayaan Natal Nasional sebagai momentum penting untuk menegaskan nilai kebersamaan dan harmoni dalam kehidupan berbangsa.
"Jadi di kesempatan Natal hari ini, itu yang ingin saya sampaikan. Perayaan ini adalah kehormatan bagi saya. Perayaan ini membuktikan bangsa Indonesia bangsa yang rukun, bangsa yang harmonis. Kita saling hormat-menghormati saudara-saudara," ucapnya.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465983/original/055257700_1767785110-19659.jpg)